Berita Karangasem
Jasad Warga Karangasem Ni Wayan Edi dan Keponakannya Ditemukan Mengambang di Permukaan Cubang
Kapolsek Rendang, Kompol Made Sudartawan, mengatakan, yang pertama menemukan korban yakni suaminya, Nengah Deden, Selasa (20/4/2021) pukul 07.30 wita
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ni Wayan Edi (46) serta keponakannya Ni Kadek ML (9) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam tempat penampungan air (cubang), Selasa 20 April 2021 pagi.
Keduanya ditemukan dalam cubang dekat dengan rumahnya di Banjar Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Kapolsek Rendang, Kompol Made Sudartawan, mengatakan, yang pertama menemukan korban yakni suaminya, Nengah Deden, Selasa (20/4/2021) pukul 07.30 wita.
Korban dalam kondisi mengambang dipermukaan cubang.
Baca juga: Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Sarpras Polres Karangasem Bali, Ini Pesan Kapolda Bali
Saat itu saksi hendak mencari istrinya, dan betapa kagetnya saat menemukan di cubang. Lalu Deden memberitahu warga sekitar.
"Dari keterangan suami korban, istrinya ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di dalam cubang air bersama seorang anak kecil. Jenazah mengambang di permukaan air yang ada di cubang penyimpanan air," ungkap Kompol Made Sudartawan, Selasa (20/4/2021).
Menurut informasi dari Deden, kata Made Sudartawan, istrinya meninggal dunia kemungkinan diduga karena bunuh diri dikarenakan depresi sejak lama.
Pasalnya korban beberapa kali mencoba aksi bunuh diri tetapi gagal.
"Menurut saksi bahwa istrinya karena bunuh diri dengan cara menceburkan diri dalam cubang air,"kata mantan Kapolsek Selat.
Sedangkan keponakannya kemungkinan jatuh ke cubang karena ingin menolong korban. Karena gagal, akhirnya ikut kecebur ke cubang. Sehingga keduanya jatuh dan meninggal dunia.
Keponakannya mengalami penyakit epilepsi. Keduanya kemungkinan tak bisa berenang. Tempat penampungan air lumayan dalam.
Setelah menemukan korban tak bernyawa, saksi langsung memberitahu ke warga lalu diteruskan ke Polsek Rendang.
Warga menyampaikan kasus tersebut sekitar pukul 12.15 wita.
Petugas langsung ke lokasi untuk olah TKP. Tim medis dari puskesmas Rendang langsung ke lokasi untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Baca juga: Penyidik Kejari Karangasem Periksa 7 Orang Saksi Terkait Kasus Korupsi Bedah Rumah di Tianyar Barat
Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Rendang, dalam tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda -tanda kekerasan. Mayat sudah kaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-melakukan-olah-tkp-dan-memintai-keterangan-kebeberapa-saksi-d.jpg)