Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik Lebaran 2021, Winastra Harapkan Ada Perbedaan Liburan dan Mudik

Khusus untuk pariwisata, apalagi di Pulau Dewata. Sudah sejak lama menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai CHSE.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/ Masnurul Hidayat
Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk 2 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Senada dengan Ramia. I Putu Winastra, Ketua DPD Asita 1971 Bali, juga mempunyai harapan yang sama. 

Ia menanggapi diplomatis antara larangan mudik pada saat Lebaran.

Namun di sisi lain, wacana pembukaan pariwisata untuk asing juga menyeruak.

"Tentunya pemerintah harus bijak dalam membedakan antara liburan dengan mudik ini," katanya kepada Tribun Bali, Selasa 20 April 2021. 

Sehingga benar-benar bisa dipilah, antara orang mudik dengan orang liburan.

Pekerja Swasta dan PMI Diperbolehkan Mudik Lebaran bila Kondisi Darurat, Ini Syaratnya

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, KAI Jual Tiket Kereta Api Hingga 30 April

Sebab khusus untuk pariwisata, apalagi di Pulau Dewata.

Sudah sejak lama menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai CHSE.

Hal ini pun rutin dicek dan dipantau berkala dari pemerintah bahkan hingga kementerian. 

"Sehingga ketika antara liburan atau mudik ini, benar-benar bisa dipilah. Maka saya kira sangat bagus aturan itu bisa dilakukan," katanya. Sebab orang yang liburan, tentunya orang yang sehat. Apalagi masuk Bali melalui bandara juga dicek dengan ketat. Termasuk dicek kesehatan terkait virus Covid-19. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved