Mudik Lebaran 2021
Larangan Mudik Lebaran 2021, Winastra Harapkan Ada Perbedaan Liburan dan Mudik
Khusus untuk pariwisata, apalagi di Pulau Dewata. Sudah sejak lama menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai CHSE.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
Namun, ia juga yakin destinasi di Bali sebagian besar telah menerapkan protokol kesehatan sesuai CHSE. Terutama di hotel dan restoran.
"Kemudian di destinasi juga melaksanakan prokes. Oleh karena itu kita bisa memberikan kepastian tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19," tegasnya.
• Ini Daftar Kendaraan yang Boleh Melintas Saat Mudik Lebaran 2021
• Mudik Lebaran Dilarang, Masyarakat Bali Diimbau di Rumah Saja Atau Wisata Lokal Daerah
Sehingga wisatawan yang datang bisa nyaman liburan.
Dalam era baru pasca pandemi ini menyebar di seluruh dunia.
Buktinya, industri pariwisata sudah terverifikasi CHSE selama ini secara bergiliran.
Untuk itu, menurut pendapatnya keinginan pemerintah membuka pariwisata sangat didukung oleh insan pariwisata.
Yang selama ini mati segan hidup tidak mampu.
Karena hampir setahun lebih tidak beroperasi.
"Sehingga kami juga bisa mendapatkan sesuatu dalam artian bisa membantu asosiasi biro perjalanan wisata hidup kembali," katanya.
Termasuk industri pariwisata lainnya, juga bisa hidup.
Baik hotel dan restoran, destinasi wisata, guide, supir, suplayer dan lain sebagainya.
Apalagi yang selama ini menganggur karena di-PHK.
Intinya, selama orang yang liburan sehat dan dibedakan dengan mudik akan lebih baik.
Update terkait mudik lebaran ada di sini