Berita Karangasem
Tiga Daerah di Karangasem Bali Masuk Zona Merah Covid-19
Daerah zona merah Covid-19 di Karangasem, Bali, meningkat dibanding minggu sebelumnya.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Daerah zona merah Covid-19 di Karangasem, Bali, meningkat dibanding minggu sebelumnya.
Peningkatan ini sesuai rilis terkait penetapan zonasi Covid-19 berdasarkan Desa/Kelurahan dan Banjar/Lingkungan oleh Satuan Tugas Penangganan Covid-19 di Karangasem, Bali.
Sesuai pemetaan petugas selama 7 hari, terdapat 3 daerah yang dinyatakan masuk zona merah.
Jumlah ini meningkat dibanding minggu sebelumnya yang hanya 2 daerah.
Baca juga: Wujud Dukungan APPBI DPD Bali, Program Vaksinasi Covid-19 Dilaksanakan di Shopping Mall
Baca juga: 3 Juta Peserta Tidak Lanjutkan Asuransi Unit Link Akibat Pandemi Covid-19
Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Danrem 163/Wira Satya Tegaskan Prajuritnya Dilarang Mudik Lebaran 2021
Daerah yang dinyatakan zona merah yakni Kelurahan Karangasem dan Subagan, Kecamatan Karangasem, serta Labasari, Kecamatan Abang.
Koordinator Bidang Kesehatan Satgas Covid- 19 Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama, menjelaskan 3 daerah dinyatakan zona merah sesuai jumlah dengan konfirmasi aktif (positive) selama 7 hari.
Terhitung dari 11 sampai 18 April 2021.
Kelurahan Subagan 11, Kelurahan Karangasem 12, dan Labasari 6.
"Daerah yang dinyatakan zona merah ada 3. Yakni Karangasem, Subagan, serta Desa Labasari. Jumlah konfirmasi selama 7 hari lebih dari 5 kasus,"ungkap Gusti Bagus Putra Pertama, Rabu 21 April 2021.
Sedangkan untuk zona orange alami penurunan.
Awalnya 4 daerah menurun jadi 3 daerah
Daerah yang masuk zona orange yakni Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem dengan jumlah kasus aktif 3 kasus.
Purwakerti, Kecamatan Abang dengan jumlah kasus aktif 3 kasus.
Dan terakhir Kelurahan Padang Kerta dengan jumlah kasus aktif 3 kasus.
Untuk daerah lainnya masuk zona kuning dan zona hijau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-update-corona-di-bali-8-april-2020.jpg)