Breaking News:

Berita Bali

UPDATE: Listia Belum Dapat Informasi dari Disparda, Pergi ke Wantilan DPRD Bali Untuk Vaksin Kedua

Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diadakan di Wantilan DPRD Provinsi Bali juga diikuti oleh pekerja pariwisata.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Membludaknya antrian vaksinasi Covid-19 di Wantilan DPRD Provinsi Bali pada Senin 26 April 2021 - UPDATE: Listia Belum Dapat Informasi dari Disparda, Pergi ke Wantilan DPRD Bali Untuk Vaksin Kedua 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang diadakan di Wantilan DPRD Provinsi Bali juga diikuti oleh pekerja pariwisata.

Salah satunya bernama Ni Kadek Ayu Listia Dewi.

Listia merupakan pekerja pariwisata di Badung yang sebelumnya sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 di salah satu Hotel.

Sudah mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama, Listia mengatakan, untuk penyuntikan dosis keduanya, ia sama sekali belum mendapatkan konfirmasi.

Baca juga: UPDATE: Antrian Vaksinasi Membludak di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Suarjaya: Khusus Petugas Publik

Baca juga: BREAKING NEWS: Antrean Warga Peserta Vaksin Covid-19 Mengular di Wantilan DPRD Bali

Baca juga: Satgas Buleleng Minta Tambahan Vaksin Covid-19 Sebanyak 2 Ribu Vial

"Aku dapat email dari Disparda, vaksin tanggal 22 Maret 2021 di Hotel Dynasty Resort Kuta, dikasi surat vaksin dosis kedua 22 April 2021, tapi gak ada di email lagi kayak vaksin pertama, cobalah aku email buat nanyain tapi gak ada balasan dari Disparda," ungkapnya, Senin 26 April 2021.

Lalu selanjutnya, Listia mendapatkan informasi dari temannya yang kebetulan juga sebagai salah satu panitia vaksin Covid-19 untuk mencoba mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Wantilan DPRD Provinsi Bali.

"Kebetulan temenku ikut jadi panitia di vaksin pertama dia sempat WhatsApp aku tanggal 23 kemarin nanyain udah vaksin. Aku bilang belum kan gak ada diinfo harus vaksin dimana, terus dia ngasi tahu coba Senin ke Renon Lis di Wantilan DPRD Provinsi Bali. Tapi pagi ya kesananya. Dan kesana lah aku tadi jam 07.00 ngantri kayak ular dapat antrian nomor 325," tambahnya.

Ia juga mengatakan, bukan hanya ia saja yang belum mendapatkan informasi terkait penyuntikan vaksin kedua, namun teman-temannya juga belum mendapatkan informasi tersebut yang seharusnya dilakukan penyuntikan pada tanggal 22 April lalu.

"Temenku yang lain vaksin pertama dari Disparda juga gak ada info apa untuk vaksin kedua dimana. 4 hari jadinya telat vaksin dosis keduanya," lanjutnya.

Halaman
123
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved