Piala Menpora 2021
Viking Persib Bandung Minta Polisi Tindak Tegas Suporter Anarkis, Herru Joko: Kami Mengutuk Keras
Aksi tidak terpuji itu ditengarai karena kegagalan Persib meraih gelar juara Piala Menpora 2021.
Menurut dia, tindakan yang dilakukan oleh oknum bobotoh itu sudah masuk dalam ranah kriminal sehingga harus ditindak tegas.
"Yang pasti seharusnya bisa ditindak tegas. Sebab, ini kan sudah masuk ranah kriminal," kata Herru.
Lebih lanjut, Herru memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam aksi itu.
Dia sudah melakukan koordinasi dengan seluruh distrik VPC di Bandung untuk memastikan apakah ada atau tidaknya anggota VPC yang terlibat.
"Tadi sudah saya telepon semua pengurus. Tidak ada keterlibatan Viking. Kami simpati sama kejadian kemarin, kami mengutuk keras, sudah tidak musim begitu, ya harus ditindak tegas," kata Herru.
Baca juga: Alasan Persib Bandung Tolak Sesi Jumpa Pers Usai Kalah dari Persija di Final Piala Menpora
Baca juga: UPDATE dan Ulasan Persib Vs Persija, Menang 2-1 Leg Kedua, Macan Kemayoran Juara Piala Menpora 2021
Aksi anarkistis yang dilakukan oleh oknum bobotoh itu tidak hanya menyasar Graha Persib.
Mereka juga melakukan sweeping dan pengrusakan terhadap sejumlah kendaraan berpelat "B" Jakarta.
Nahasnya, keluarga dari kiper Persib Aqil Savik turut menjadi korban dari aksi tersebut.
Mobil yang ditumpangi oleh kakak perempuan Aqil menjadi bulan-bulanan oknum bobotoh.
Aqil menuturkan, kakak perempuannya itu sampai mengalami trauma karena kejadian tersebut.
Pihak keluarga Aqil pun berencana membawa kejadian tersebut ke jalur hukum.
"Kalau kondisi sekarang sudah membaik, tetapi masih ada trauma karena kan digeromboli, diteriaki, dimaki-maki.
Sudah dicoba membuat laporan ke polisi, kita tunggu prosesnya," kata Aqil.
"Kalau kerusakan, dilihat dari video, ya mobil dilempari.
Kaca dicoret, kepentok, mobil bagian belakang sempet nabrak karena kaget ngerem," kata dia. (*)
Baca berita Piala Menpora 2021
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ketua Viking Persib Minta Polisi Tindak Tegas Oknum Bobotoh Anarkis.