Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Yamaha

Ini Fungsi Teknologi VVA Pada Sepeda Motor Yamaha

tipe skutik, sport fairing, naked bike hingga off roadmemiliki kesamaan teknologi oleh Yamaha yakni menyematkan teknologi Variable Valve Actuation

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Noviana Windri
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Seorang biker perempuan berpose dengan sepeda motor Yamaha XSR155 yang memiliki teknologi VVA. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Beragam tipe motor dimiliki Yamaha Indonesia, mulai dari tipe skutik, sport fairing, naked bike hingga off road.

Dari semua tipe tersebut memiliki kesamaan teknologi oleh Yamaha yakni menyematkan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).

Apa itu VVA dan mulai kapan disematkan pada produk Yamaha dan jenis atau tipe apa yang pertama memiliki VVA?

"VVA kalau secara sederhana fungsinya untuk membuat grafik peak powernya menjadi lebih stabil. Ketika si camshaft atau noken as itu mulai bergerak pelan, VVA akan memberikan tenaga yang lebih sehingga lebih power full," ujar Promotion Dept. Yamaha DDS Bali, Andri Fistulariyanto, saat ditemui tribunbali.com, Rabu 28 April 2021.

Fungsi lainnya dari teknologi VVA, tambah Andri yakni untuk membantu meningkatkan performa mesin, untuk memperirit bahan bakar sekaligus untuk membuat performa nya lebih bagus ketika dibutuhkan oleh mesin itu.

Yamaha Kembali Mendominasi Raih Penghargaan pada Ajang Otomotif Award 2021

Otomotif, Besi Baja dan Perhiasan Jadi Produk Andalan Ekspor Indonesia

Perusahaan Otomotif Butuh Lulusan SMA/SMK, D3 dan S1, Pendaftaran hingga 31 Maret

Teknologi VVA pertama kali muncul pada tahun 2015, dan perdana disematkan di Yamaha Nmax. 

"Pertama kali teknologi VVA itu dipakai Yamaha Nmax tahun 2015, itu pertama kali Yamaha Indonesia menggunakan teknologi VVA di produk yang dikeluarkan di Indonesia," imbuhnya.

Dan kini teknologi VVA menjadi fitur unggulan di semua lini atau kategori produk Yamaha Indonesia. 

Khususnya yang menggunakan mesin berkubikasi LC4V (Liquid Cooled 4-valve atau mesin 4 klep berpendingin cairan).

Produk yang menggunakan VVA dari tahun 2015 hingga sekarang yakni adalah Yamaha Lexi, Yamaha Nmax, Aerox, Yamaha All New Vixion R, Yamaha All New R15, Yamaha MT-15, Yamaha XSR 155 dan Yamaha WR155.

Hadirnya teknologi VVA di Yamaha pada awal tahun 2015 ini memperkuat image Yamaha hingga sekarang.

"Awal tahun 2015 hadirnya teknologi VVA banyak sedikitnya memperkuat image Yamaha, yaitu bisa dibilang dengan kemunculan VVA tahun 2015 itu berarti Yamaha adalah pelopor di motor yang menggunakan teknologi Variabel Valve Actuation pada produknya," papar Andri.

Sejak awal tahun 2015 itu image teknologi VVA sangat melekat di Yamaha, dan itu yang membuat konsumen makin percaya dengan Yamaha.

VIRAL Festival Otomotif di Kuta, Libatkan 500 Peserta dan Berlangsung Basement Mall

Wacana Pajak Mobil Baru Nol Persen, Konsumen Tunda Pembelian, Ini Dampaknya Bagi Industri Otomotif

Lebih lanjut, Andri menyampaikan bahwa VVA menjaga tenaga dan torsi maksimum pada semua putaran mesin, termasuk di titik kritikal 6000 rpm saat tenaga dan torsi cenderung turun. 

Teknologi VVA bekerja pada head cylinder dimana terdapat dua jenis cam yaitu low speed cam dan high speed cam yang mendukung kinerja VVA sehingga tenaga dan torsi maksimum pada setiap putaran.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved