Berita Gianyar
Keluarga Yakin Jenazah Komang Ayu, Penemuan Jasad di Desa Pejeng Kawan Gianyar
Warga desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar menemukan jasad seseorang dalam kondisi tidak utuh di Tukad Petanu
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
"Kami masih melakukan pencarian bagian tubuh yang hilang, sampai ketemu atau sampai proses pencarian tidak memungkinkan dilakukan, misalnya sampai malam tidak ditemukan, pencarian akan dihentikan," ujar anggota BPBD Gianyar saat ditemui di TKP.
Menurut Wayan Sumirat, sebelumnya keluarga sudah mencari di lokasi ini setiap hari selama sebulan namun tidak ada tanda-tanda jasadnya ada di sana.
"Sudah sering kami obok-obok di sana, tapi waktu itu tidak ketemu," ujarnya.
Jasad ditemukan tersangkut di tumpukan sampah dedaunan dan dahan pohon.
Temuan itu mengundang perhatian warga setempat.
Tampak hadir di lokasi keluarga Ni Komang Ayu Ardani asal Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar.
Mereka setia menunggu jasad yang diduga Komang Ayu Ardani dievakuasi BPBD Gianyar.
Mereka memantau dari jarak sekitar 70 meter dari tempat jasad diduga Ni Komang Ayu ditemukan.
Meskipun belum melihat jasad tersebut, namun mereka meyakini itu adalah Komang Ayu.
Baca juga: Sehari Tiga Dukun Datang, Bantu Pencarian Komang Ayu di Jembatan Tukad Petanu Gianyar
Keluarga Komang Ayu, Ni Nyoman Loji mengaku sedih bercampur senang.
Mereka senang lantaran pencarian sejak bulan lalu telah membuahkan hasil.
Meskipun ditemukan dalam kondisi tubuh tidak utuh, namun pihaknya bisa melakukan upacara pemakaman yang layak.
"Kami sedih bercampur senang, karena sudah ditemukan," ujarnya.
Ketika ditanya apakah jasad tidak utuh tersebut akan langsung dikremasi, iamengatakan tidak.
"Kami tidak boleh langsung kremasi kalau meninggal tidak wajar. Tapi akan dimakamkan. Tapi karena tidak utuh, kami titipkan dulu di rumah sakit. Kalau memang lama ditemukan, kemungkinan akan langsung dimakamkan dengan kondisi tersebut," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mengevakuasi-jasad-diduga-komang-ayu-ardani-di-sungai-petanu.jpg)