Berita Gianyar
Keluarga Yakin Jenazah Komang Ayu, Penemuan Jasad di Desa Pejeng Kawan Gianyar
Warga desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar menemukan jasad seseorang dalam kondisi tidak utuh di Tukad Petanu
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
"Korban bersama anaknya pamit untuk menjemput mertuanya di Pasar Ubud menggunakan sepeda motor Vario plat DK 6488 KAD," ujar Kapolsek Ubud AKP Gede Sudyatmaja, Jumat 19 Maret 2021 lalu.
Komang Ayu menuju Pasar Ubud, Gianyar mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno 125 hitam berplat DK 6488 KAD.
Namun tidak tak kunjung pulang setelah menjemput Ni Ketut Rindit yang bekerja sebagai pedagang canang.
Kadek Sumansa terkejut setelah menerima informasi adanya kecelakaan di Jembatan Laplapan Pejeng, Ubud.
Dia mendapat kabar anaknya ditemukan selamat dan tengah mendapat perawatan di RS Ari Santi, Ubud.
Sedangkan mertua dan istrinya saat itu masih dicari petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Gianyar, Polsek Ubud dan Polairud Polres Gianyar bersama relawan lainnya.
Kapolsek Ubud AKP Gede Sudyatmaja menerangkan telah terjadi laka lantas tunggal di Jembatan Laplapan Pejeng.
Tiga korban yang berboncengan mengalami laka lantas hingga terperosok ke dasar jurang Sungai Petanu.
"Yang mengendari sepeda motor Komang Ayu dan membonceng anak serta ibunya," kata AKP Gede Sudyatmaja.
Diduga Ni Komang Ayu hilang kendali saat jalan menikung dan menurun disertai cuaca hujan deras.
Sepeda motor Honda Vario berplat DK 6488 KAD yang dikendarainya terperosok ke arah sisi kanan bagian utara Jembatan Laplapan, Banjar Laplapan, Desa Peliatan.
"Diduga saat terperosok, ketiganya tercebur ke sungai dan terseret karena debit airnya yang tinggi dan cukup deras," tambah Kapolsek.
I Putu Kevin Ramansa selamat dari kecelakaan lalu lintas tersebut.
Namun Ni Ketut Rindit ditemukan meninggal dunia sedangkan Ni Komang Ayu Ardani tidak ditemukan. (*).
Kumpulan Artikel Gianyar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mengevakuasi-jasad-diduga-komang-ayu-ardani-di-sungai-petanu.jpg)