Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik, Ketua APRINDO Bali Prediksi Diapers Hingga Makanan Ringan Jadi Incaran Masyarakat

baby diapers, obat-obatan, makanan ringan dan kategori-kategori lainnya yang dibutuhkan dalam melakukan perjalanan serta kegiatan open house.

Tribun Bali
Suasana salah satu mall di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali, Agung Agra Putra menilai bahwa adanya pelarangan mudik tahun 2021 dan pembatasan aktifitas masyarakat, akan membuat masyarakat lebih banyak melakukan aktifitas di rumah bersama dengan keluarga.

Pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi dibanding hari biasanya, namun, tentunya tidak cukup tinggi seperti saat kondisi normal sebelum pandemi Covid-19.

Dirinya menyebut kategori-kategori komoditas seperti seasoning dan lain-lain yang berhubungan dengan kegiatan memasak di dapur akan dibutuhkan. 

Menurutnya, untuk di Bali khususnya serta daerah-daerah seperti Jakarta yang bukan menjadi tujuan mudik, adapun beberapa komoditas-komoditas yang diprediksi menjadi incaran dan banyak dicari masyarakat.

Seperti baby diapers, obat-obatan, makanan ringan dan kategori-kategori lainnya yang dibutuhkan dalam melakukan perjalanan serta kegiatan open house.

Penghasilan Sudah Turun Rp 8 M, Larangan Mudik Lebaran Bikin Perusahaan Bus Tabanan Makin Terpuruk

Satlantas Polresta Denpasar Beri Imbauan Tertib Berlalu Lintas Hingga Tidak Mudik ke Masyarakat

Larangan Mudik, Kapolres Jembrana: Kami Minta Dishub Juga Siapkan Bus

“Peritel modern dapat menyediakan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dalam menyambut festive Ramadhan ini dan dengan pembatasan-pembatasan aktifitas masyarakat, fasilitas belanja online serta delivery akan menjadi nilai plus,” ujar Agung Agra Putra.

Dirinya juga memprediksi tahun 2021 mungkin masih akan cukup berat bagi masyarakat, tetapi hal tersebut tidak boleh membuat kita diam dan berputus asa. 

“Kita harus tetap bergerak dan berusaha untuk bertahan, dengan adaptif terhadap teknologi, serta efisien dan efektif dalam menjalankan strategi bisnisnya,” jelasnya pada Rabu 28 April 2021. 

Ia juga berharap agar pandemi ini bisa segera teratasi, sehingga pelan-pelan aktifitas masyarakat bisa mulai normal kembali dan perekonomian mulai bergerak kembali yang ditandai dengan mulai meningkatnya tingkat konsumsi masyarakat.

“Untuk itu dibutuhkan kesadaran oleh semua pihak, baik dari pelaku usaha maupun masyarakat untuk membantu pemerintah dengan tetap menjalan prokes serta mensukseskan program vaksinasi,” tambahnya. (*) 

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved