Breaking News:

Berita Bali

3 Hari Terakhir Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Terjadi Peningkatan

menjelang larangan mudik mulai diberlakukan, trafik pergerakan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali meningkat

Communication PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Ilustrasi Bandara - 3 Hari Terakhir Trafik Penumpang di Bandara Ngurah Rai Terjadi Peningkatan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satu minggu menjelang larangan mudik mulai diberlakukan, trafik pergerakan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mulai terjadi peningkatan.

"Dengan melihat data 3 hari terakhir hingga Jumat 30 April 2021 terjadi peningkatan," kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, kepada tribunbali.com, Sabtu 1 Mei 2021.

Bahkan pada hari Jumat 30 April 2021 kemarin, Taufan menyampaikan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani sekitar 11.000 penumpang atau 5.636 penumpang kedatangan dan 5.439 penumpang keberangkatan.

"Tapi kalau dilihat, peningkatan penumpang di akhir pekan memang terjadi peningkatan. Apalagi ini menjelang Masa Larangan Mudik dan ditambah libur akhir pekan," imbuhnya.

Baca juga: Selain Pemeriksaan Dokumen, Pada Masa Penyekatan Mudik Polda Bali Juga Adakan Swab Antigen Random

Tapi lebih lanjut, Taufan mengatakan, bahwa menurut kami peningkatan trafik tiga hari terakhir ini merupakan karena memang akhir pekan saja.

"Akan kami informasikan kembali seminggu ke depan," tambah Taufan.

Untuk syarat pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) khusus periode menjelang masa peniadaan mudik yang berlaku sejak 22 April hingga 15 Mei 2021 dan pasca masa peniadaan mudik yang berlaku pada 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Calon penumpang pesawat udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes GeNose C-19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Dalam masa larangan mudik, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan melakukan pengetatan di terminal keberangkatan penumpang domestik.

"Ketika ada penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, kami akan melakukan pengecekan selain tiket dan dokumen kesehatan akan kita cek surat izin keluar atau masuk Bali. Ataupun pengecekan surat tugas melaksanakan perjalanan dinas dari kantor asal penumpang bekerja dan pengecekan surat keterangan lainnya yang masuk dalam pengecualian," tegas Taufan.

Jika penumpang tidak dapat menunjukkan surat izin perjalanan atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) maka tidak diizinkan melakukan perjalanan pesawat udara dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Sebaliknya untuk yang masuk ke Pulau Dewata melalui Bandar Udara, akan dilakukan pemeriksaan hal yang sama dengan di keberangkatan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali seperti disebutkan di atas.

"Untuk yang masuk ke Bali tentunya akan dilakukan pemeriksaan dari Bandara keberangkatan asal," tambah Taufan.(*).

Baca juga: Polda Bali Tambah Dua Titik Penyekatan Mudik Lebaran 2021, Total Ada Tujuh Titik di Bali

Kumpulan Artikel Bali

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved