Breaking News:

Berita Bangli

Update Covid-19 di Bangli, 3 Kasus Kematian Bertambah Dalam Dua Hari

Peristiwa kematian dengan positif covid-19 di Bangli mengalami peningkatan tiga kasus dalam tiga hari terakhir.

Pixabay
Ilustrasi update covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Peristiwa kematian dengan positif covid-19 di Bangli mengalami peningkatan tiga kasus dalam tiga hari terakhir.

Dampak kematian akibat virus corona di Kabupten Gumi Sejuk itupun kini mendekati angka 100 kasus.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi Minggu 2 Mei 2021 membenarkan hal tersebut. Ungkapnya, dua kasus kematian terkonfirmasi pada hari Sabtu 1 Mei 2021.

Keduanya merupakan wanita, yakni asal Banjar Lateng, Desa Dausa, Kintamani dan asal Banjar Tembuku Bakas, Desa/ Kecamatan Tembuku.

“Untuk pasien asal Desa Dausa, ia menjalani perawatan sejak tanggal 23 April, dan meninggal pada tanggal 1 Mei. Sedangkan pasien asal Tembuku, dirawat sejak tanggal 29 April dan meninggal tanggal 30 April,” jelasnya.

Update Covid-19 di Bangli Bali 19 Maret 2021, Kasus Kematian di Bangli Bertambah Satu Orang

UPDATE Covid-19 di Bangli Bali: Bayi 11 Bulan Asal Kintamani Meninggal Dunia Positif Corona

Update Covid-19 di Bangli Bali 9 Februari 2021, Penambahan Kasus Positif 18 Orang

Sementara satu pasien meninggal lainnya, terkonfirmasi pada tanggal 2 Mei. Yang bersangkutan merupakan wanita asal Desa Kedisan, Kintamani dan sempat menjalani perawatan selama sepekan di RS Wangaya Denpasar.

“Dengan demikian total kasus kematian di Bangli tercatat sebanyak 98 kasus,” sebutnya.

Sementara kasus sebaran covid-19 Sendiri, diakui Dirgayusa juga masih mengalami penambahan.

Berdasarkan laporan terakhir, jumlah kasus positif secara kumulatif yakni sebanyak 2318 kasus.

Di mana jumlah orang yang masih menjalani perawatan sebanyak 84 orang, dan 2136 orang telah dinyatakan sembuh.

“Untuk penambahan kasus, terakhir pada tanggal 1 Mei yakni 21 kasus. Sementara pada tanggal 2 Mei tidak ada penambahan. Hanya penambahan angka sembuh sebanyak dua orang, yakni asal Desa Tembuku dan Kelurahan Kawan,” tandasnya. 

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved