Breaking News:

Berita Bali

Tren Pemulihan Ekonomi Pada Triwulan I 2021 Berlanjut, Meski Berlangsung Terbatas

Trisno Nugroho menilai implementasi vaksinasi dan sinergi kebijakan nasional serta daerah mendorong momentum perbaikan ekonomi

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho - Tren Pemulihan Ekonomi Pada Triwulan I 2021 Berlanjut, Meski Berlangsung Terbatas 

"Sejalan dengan hal tersebut, peningkatan kinerja jasa kesehatan juga tumbuh positif seiring dengan implementasi vaksinasi, di mana realisasi vaksin di Bali tercatat paling tinggi di Indonesia. Melandainya kontraksi pertumbuhan terutama terjadi pada sektor akmamin dan transportasi seiring meningkatnya kunjungan wisdom pada momen long weekend, yakni Imlek dan Nyepi serta berbagai kegiatan rakor nasional di Bali,"jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa kontraksi sektor konstruksi juga melandai seiring dengan berlanjutnya proyek pemerintah dan swasta yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya.

Trisno Nugroho menyebut bahwa pertumbuhan positif diperkirakan akan dimulai pada Triwulan II 2021, sehingga secara keseluruhan tahun 2021 perekonomian diperkirakan tumbuh positif.
"Optimisme terhadap pertumbuhan positif didukung oleh perkiraan tercapainya target vaksinasi yang disertai dengan menurunnya kasus Covid-19, sehingga mengembalikan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, termasuk aktivitas konsumsi, investasi, kinerja fiskal ekspor dan impor," kata Trisno Nugroho.

Sementara itu, menurutnya, terkendalinya penanganan Covid-19 menumbuhkan level of confidence bagi wisatawan serta memungkinkan diselenggarakannya strategi wisata Travel Corridor Arrangement (TCA) dan Meeting Incentives Conferences Exhibition (MICE) di Bali.

"Untuk mempercepat pemulihan kinerja perekonomian, prasyarat mutlak yang harus dipenuhi adalah keberhasilan pemberian vaksinasi serta penerapan disiplin protokol kesehatan Covid-19," sebutnya.

Pihaknya pun merekomendasikan untuk dilakukan lima langkah strategis, yaitu pertama, mendorong pelaku pariwisata untuk memperoleh sertifikat CHSE untuk meyakinkan bahwa Bali siap menerima wisatawan.

Kedua, mendorong UMKM untuk on boarding sehingga memperluas pemasaran.

Ketiga, mempercepat realisasi belanja daerah.

Keempat, mendorong sektor pertanian untuk menerapkan Good Agriculture Practice (GAP), menggunakan teknologi digital dalam berproduksi atau digital farming, dan memasarkan produknya melalui e-commerce dan marketplace.

Baca juga: Indef Tak Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Mencapai 5 Persen

Langkah kelima, yakni mendorong pembayaran secara non tunai, utamanya menggunakan QRIS.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved