Debt Collector Kepung Anggota Kodim saat Hendak Antar Pasien ke RS, Kapendam: Kita Tidak Mentolerir

Debt Collector Kepung Anggota Kodim saat Hendak Antar Pasien ke RS, Kapendam: Kita Tidak Mentolerir

Istimewa/surya.co.id/tony hermawan
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Sebuah video anggota TNI dikepung debt collector viral di media sosial.

Anggota TNI itu diketahui bernama Serda Nurhadi.

Dia adalah anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut yang menolong warga saat dikepung oleh debt collector ketika hendak menuju rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca juga: 3 Driver Ojol Digebuki Pakai Kayu & Batu oleh Debt Collector di Surabaya, Begini Duduk Persoalannya

Saat itu Serda Nurhadi, anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/Jakut tengah berada di Kantor Kelurahan Semper Timur.

Dia mendapat laporan dari anggota PPSU/Satpol PP an Muh Abduh yang melihat ada kendaraan yang dikerumuni oleh kelompok orang berjumlah sekitar 10 orang, sehingga menyebabkan kemacetan di jalanan.

Di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan Tante N).

Baca juga: Dua Jari Debt Collector Putus Dibacok Gara-gara Tagih Uang Rp 100 Ribu ke Tukang Sayur

Sehingga anggota Babinsa Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih sopir mobil untuk mengantar ke rumah sakit melalui jalan Tol Koja Barat.

"Mereka dikerumuni oleh beberapa orang debt collector, karena kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector," jelas Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS menjelaskan peristiwa sebenarnya yang terjadi.

"Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil untuk membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke RS dan Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah," jelas Kapendam Jaya.

Dalam keterangannya kepada Tribunnews, Minggu (9/5/2021) Kapendam mengatakan, Satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak debt collector yang secara arogan mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan oleh Serda Nurhadi.

"Sementara pada saat itu Serda Nurhadi sedang menjalankan tugasnya sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di rumah sakit," tegas Kapendam Jaya.

Sebelumnya beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan kendaraan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih yang dikemudikan anggota TNI AD berpakaian dinas PDL Loreng di depan Tol Koja Barat-Jakut.

Dalam video itu tampak anggota TNI AD hendak mengantar orang sakit ke Rumah Sakit (RS) namun dikepung oleh beberapa orang debt collector.

Kapendam Jaya mengatakan, mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat/dikenakan pasal 365 KUHP.

Pasal 365 KUHP adalah pasal pencurian dengan kekerasan sebagai pemberatan dari pasal pencurian biasa, sebagai mana dimaksud dalam pasal 362 KUHP.

"Permasalahan ini telah ditangani oleh Pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut," kata Kapendam Jaya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul Anggotanya Dikepung Debt Collector Saat Hendak Membawa Warga ke RS, Berikut Penjelasan Kapendam Jaya

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved