Berita Bali

Tak Penuhi Persyaratan di Masa Larangan Mudik, Bandara Ngurah Rai Bali Tolak 30 Calon Penumpang

"Selama 4 hari terakhir sejak pemberlakuan larangan mudik Lebaran tahun 2021 kami mencatat telah melayani 4.331 lebih penumpang dan 62 flight

Foto kiriman Stakeholder Relation PT Angkasa Pura I
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Trafik pergerakan penumpang domestik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali periode 6 - 9 Mei 2021 tercatat sebanyak 4 ribu lebih penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan, dan dilayani oleh 62 penerbangan.

"Selama 4 hari terakhir sejak pemberlakuan larangan mudik Lebaran tahun 2021 kami mencatat telah melayani 4.331 lebih penumpang dan 62 flight.

Dominan cenderung lebih banyak penumpang di terminal kedatangan," ujar Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Senin 10 Mei 2021.

Penumpang yang dilayani selama 4 hari terakhir tersebut dipastikan telah memenuhi persyaratan penerbangan sesuai Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, dimana hanya yang memiliki kepentingan dinas, pengobatan dan berduka dikecualikan dapat melakukan penerbangan.

Baca juga: Merasa Dianaktirikan, Para Sopir Taksi Bandara Ngurah Rai Mengadu ke DPRD Bali

Sementara untuk planning baik kedatangan maupun keberangkatan penumpang hari ini, diperkirakan akan ada 1.295 orang, terdiri dari 640 penumpang di terminal kedatangan dan 655 penumpang di terminal keberangkatan domestik.

Estimasi jumlah itu akan dilayani dengan penerbangan sebanyak 29 flight kedatangan dan 11 flight keberangkatan, atau jika ditotal ada 40 flight untuk planning hari ini.

Menurutnya di terminal keberangkatan pada hari pertama kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 atau di tanggal 6 Mei kemarin masih ada sejumlah penumpang tidak mengetahui persyaratan perjalanan terbaru.

"Ada sejumlah penumpang yang tidak membawa surat dinas atau surat tugas ataupun SIKM dihari pertama larangan mudik 6 Mei kemarin, ada kurang lebih 30 calon penumpang.

Tapi itu hanya ada di hari pertama kemarin saja, untuk tanggal 7 Mei hingga hari ini semuanya sudah memiliki dokumen lengkap," imbuh Taufan Yudhistira.

Namun sebanyak 30 calon penumpang yang kami tolak atau tidak kita perbolehkan melanjutkan perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali ini kurang tahu pastinya mereka mudik atau tidak.

Trafik pergerakan penumpang dan pesawat 4 hari terakhir dalam masa larangan mudik Lebaran 2021 jika dibandingkan bulan April terjadi penurunan cukup signifikan.

"Memang terjadi penurunan sampai 90 persen apabila kita bandingkan dengan rata-rata harian di bulan April. Baik itu trafik penumpang ataupun pesawat," ungkapnya.

Penurunan trafik penumpang dan pesawat ini menurutnya akan terjadi hingga larangan mudik Lebaran 2021 berakhir pada 17 Mei 2021 mendatang.

Pihaknya juga mengoperasikan Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Udara Masa Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Baca juga: Angkasa Pura Property Buka Seleksi Mitra Dua Lahan di Bandara Ngurah Rai

Posko ini beroperasi selama 19 hari atau tanggal 6 – 24 Mei 2021 dengan mengikuti jam operasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali pukul 07.00 – 20.00 WITA.

Untuk personel yang disiagakan dalam posko terpadu ini dari internal kami sebanyak 1.677 personil secara bergantian melaksanakan tugas dan kami turut bersinergi dengan unsur keamanan eksternal seperti TNI Angkatan Udara dan Polsek Kawasan Bandara.

Hal ini untuk memaksimalkan tugas pokok posko terpadu yaitu memastikan pelayanan operasi penerbangan, pelayanan bandara, pelayanan pengguna jasa, pelayanan umum dan penyiapan serta pelaporan informasi data dapat berjalan dengan baik.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved