Serba Serbi

Otonan di Bali, Berikut Tata Cara Prosesi Otonan yang Baik dan Benar

Masyarakat Hindu Bali, mengenal yang namanya otonan sesuai dengan wewaran hari kelahiran masing-masing orang.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Seorang anak dalam prosesi otonannya di Klungkung 

Sang ibu akan mengambil dua helai benang berwarna putih. Helai pertama diletakkan di kepala yang meoton.

Dan ada pula yang di telinga. Selanjutnya benang yang agak panjang, dililitkan layaknya gelang ke pergelangan tangan si anak. Di sini pula ada sesontengannya.

Bunyinya 'Jani cening magelang benang, apang cening mauwat kawat matulang besi'.

Artinya dengan gelang itu, diharapkan anaknya bisa memiliki tubuh yang sehat kayaknya memiliki otot kawat dan tulang besi.

Usai prosesi itu, si anak diberikan tirta Hyang Guru. Hal ini memiliki makna, agar yang bersangkutan memperoleh kesehatan dan kesempatan lahir batin.

Kemudian selalu mendapat perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa beserta manifestasiNya. Barulah ngayab sesayut, dengan memutar searah jarum jam.

Bunyi sesontengannya 'ne cening ngilehang sampan, ngilehang perahu, batu mokocok, tungked bungbungan, teked dipasisi napetang perahu bencah'.

Hal itu, sebagai pangenteg Bayu agar sang anak tetap pendiriannya serta memiliki kepribadian stabil.

Di dalam menjalani kehidupan di dunia.

Otonan Bertepatan dengan Hari Pertama Tahun Baru 2020, Ini Peruntungan Lahir Rabu Umanis Kulantir

Artis Bali Kadek Devi Tengah Hamil Anak Ketiga Hingga Prosesi Otonan Putra Kembarnya Jadi Sorotan

"Kalau dilihat filosofinya, upacara otonan ini adalah pembersihan raga kasar dari segala Mala," katanya. Hal ini khususnya ketika masesapuh.

Kemudian setelah badan kasar bersih, jiwa disucikan dengan prosesi matepung tawar atau masegau.

Sehingga Sang Hyang Atma yang bersih kembali terhubung dengan badan kasar yang juga bersih. Melalui sarana benang tebus itu.

Diakhiri dengan menstabilkan pikiran agar jiwa raga stabil dan bersih dalam menjalani kehidupan.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved