Breaking News:

Terungkap Kekecewaan Ketua KPK Firli Bahuri, Ada Hubungan dengan Penonaktifan 75 Pegawai KPK?

Terungkap Kekecewaan Ketua KPK Firli Bahuri, Ada Hubungan dengan Penonaktifan 75 Pegawai KPK?

Editor: Aloisius H Manggol
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Ketua KPK Firli Bahuri akan diadili Dewas KPK terkait penggunaan helikopter mewah, Gedung ACLC KPK, Jakarta, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Kabar penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih hangat menjadi perbincangan.

75 pegawai tersebut dinonaktifkan setelah dinyatakan tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari jumlah tersebut, satu di antaranya adalah penyidik senior KPK yakni Novel Baswedan.

Baca juga: Novel Baswedan Melawan, Bersama 74 Pegawai Lain Dinonaktifkan dari KPK

Lantas tindakan yang berujung pada pengeluaran surat keputusan berisi empat poin diktum itu menyita komentar berbagai pihak.

Termasuk Novel Baswedan yang menganggap ada kesewenangan pimpinan KPK.

Kata dia, tak lulus asesmen TWK tak ada kaitanya dengan penonaktifan pegawai.

Lain dari hal itu, sebelumnya Ketua KPK, Firli Bahuri, pernah menjelaskan maksud dan tujuan dari diadakannya TWK untuk pegawai KPK.

Baca juga: Sosok yang Pernah Periksa Firli Bahuri saat Bertemu Tuan Guru Bajang Ikut Dibebastugaskan

Berbagai informasi yang hangat alias bocor saat itu bahkan membuatnya kecewa.

Lalu bagaimana penjelasan Firli Bahuri sebelumnya?

Penjelasan Firli

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved