Tips Sehat untuk Anda
Perkembangan Kondom Mulai Dari Untuk Alat Kontrasepsi Hingga Kesenangan
Saat ini kondom memang memiliki banyak fungsi terutama ketika digunakan untuk melakukan hubungan intim
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat ini kondom memang memiliki banyak fungsi terutama ketika digunakan untuk melakukan hubungan intim.
Dan memang kondom dikenal sebagai alat kontrasepsi.
Lalu apakah kondom juga hanya sebagai alat kontrasepsi saja?
Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia Cabang Bali, dr. Made Oka Negara, M.Biomed menjelaskan, fungsi-fungsi dari kondom selain sebagai alat kontrasepsi.
Baca juga: KRONOLOGI Penggerebekan Prostitusi Online di Bali, Polisi Amankan 2 Pasangan di Kamar Hotel & Kondom
Pertama-tama dr. Oka menjelaskan, bahwa kondom memiliki triple fungsi yakni selain untuk mencegah kehamilan, dikenal juga untuk mencegah infeksi penyakit menular seksual.
Dan dikarenakan kegunaannya yang semakin banyak, hingga ada beberapa orang yang mengatakan bahwa penggunaan kondom untuk hubungan intim tidak nikmat.
"Itu perlu dipastikan lagi karena beberapa orang yang mengatakan penggunaan kondom tidak enak, malah yang tidak pernah menggunakan dan termakan oleh info-info yang tidak jelas. Sehingga dari sana dimunculkan fungsi kondom yang ketiga yakni pleasure atau kenikmatan dan kesenangan. Jadi digunakan untuk rekreasi karena hubungan seksual bukan hanya soal membuat anak atau reproduksi saja namun juga sebagai alat untuk kesenangan seksual," jelasnya, Kamis 13 Mei 2021.
Lebih lanjutnya ia mengatakan, sebelum ada penambahan aroma kondom biasanya memiliki ciri khas yang berwarna-warni dan terbuat dari latex.
Namun seiring perkembangannya, bentuk kondom juga dibuat bervariasi seperti bergerigi atau terdapat bintik.
Dan variasi bentuk kondom demikian berfungsi untuk kesenangan.
"Akhirnya agar lebih bagus proteksi kesenangannya ditambahkan pelumas sebagian bahan yang digunakan untuk membunuh sperma yang dinamakan spermisida. Sehingga terjadilah penambahan pada aroma," paparnya.
Sebenarnya aroma pada kondom kemudian ditambahkan zat adisi atau zat tambahan yang biasanya disebut dengan perisa.
Dan ternyata dengan tambahan rasa, aktivitas oral seks tetap bisa dilakukan ketika menggunakan kondom.
Baca juga: Istri Seorang Anggota Polisi Kepergok Selingkuh di Bali, Polisi Temukan Barang Bukti Kondom
"Dan dengan rasa-rasa coklat atau buah-buahan akhirnya mungkin pada bagian marketing dari kondom ini mengeluarkan ide untuk menciptakan rasa-rasa kondom dari makanan. Mungkin ini semacam gebrakan untuk produk yang memang sudah di survei penggunaannya sebelumnya," terangnya. (*).
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondom_20180106_160153.jpg)