Breaking News:

Berita Denpasar

Oknum Karyawan Lakukan Penggelapan, PT SSI Alami Kerugian Setengah Miliar

Menurut Pjs Pimpinan PT SSI Cabang Denpasar, Bali, I Putu Arta Sedana, oknum karyawan tersebut memang benar merupakan karyawannya.

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Pelaku penggelapan dalam jabatan dan box uang yang berhasil diamankan pihak kepolisian beberapa waktu lalu - Oknum Karyawan Lakukan Penggelapan, PT SSI Alami Kerugian Setengah Miliar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terkait kasus penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oknum karyawan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) bernama Rahadian Pratama (34) beberapa waktu lalu, mendapatkan tanggapan dari pihak PT SSI selaku vendor yang mengelola sejumlah ATM beberapa bank ternama di wilayah Bali.

Menurut Pjs Pimpinan PT SSI Cabang Denpasar, Bali, I Putu Arta Sedana, oknum karyawan tersebut memang benar merupakan karyawannya.

Namun mengenai kerugian hasil kejahatan pelaku sebesar Rp 530.550.000 bukan dialami pihak Bank BUMN yang diberitakan sebelumnya, melainkan dari PT SSI.

"Iya benar dia (Rahadian) oknum karyawan kita. Kita ingin meluruskan lagi, untuk kerugian bukan dari pihak Bank, tapi dari PT SSI yang bertanggung jawab," ujar Putu Arta kepada Tribun Bali, Sabtu 15 Mei 2021 terpisah.

Baca juga: Diduga Lakukan Penggelapan Dana, 3 Mantan Prajuru Desa Adat Penarukan Ditahan di Mapolres Buleleng

Rahadian yang merupakan pria asal Pemalang, Jawa Tengah ini sebelumnya diamankan pihak kepolisian Polsek Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 29 April 2021 lalu.

Saat itu, pelaku melakukan pergantian kotak atau box uang di mesin ATM Bank BUMN di Kawasan Bandara, tapi saat pengisian pelaku berupaya menahan uang untuk tidak keluar saat ditarik nasabah.

Ia melakukannya dengan cara mengganjal bagian kotak dengan botol minuman, kaleng, obeng dan tang saja, sehingga saat nasabah menarik uang sistem ATM menjadi error.

Saat terjadi error, ia pun mendapatkan panggilan untuk memperbaiki, namun hal itu ia manfaatkan untuk mengambil uang nasabah, terhitung kejadian itu diulangnya selama 5 kali.

Dalam kasus ini, I Putu Arta Sedana sangat menyayangkan aksi pelaku, mengingat selama ini kinerja perusahaannya telah berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved