Breaking News:

Serba Serbi

Karma yang Baik Dalam Menjalani Kehidupan Bertujuan untuk Mencapai Moksa, Ini Penjelasan Sulinggih

"Konsep moksa dalam Panca Sradha, adalah tujuan akhir agama Hindu di Bali. Yaitu bersatunya atman dengan Tuhan," kata Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra

Dok. Tribun Bali
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti 

Oleh sebab itu, maka roh itu akan disebut dengan Dewa Hyang. Tetapi masih memiliki konsep jenis kelamin laki dan perempuan.

 Namun pantang menyebutkan nama orang yang telah meninggal.

Konsep raganta di tengah adalah konsep Tuhan. Tidak laki atau perempuan, dan disebut Bhatara Hyang Guru.

Sebab itu adalah konsep menyatukan antara atman dan brahman. Konsep ini ada di dalam berbagai tattwa.

"Karena dalam ajaran Hindu kita mengenal Tuhan itu atau Brahman yang disebut dengan saguna dan nirguna Brahman," kata beliau.

Baca juga: Memahami Sancita Karmaphala, Hasil Perbuatan Dahulu Dinikmati Sekarang, Ini Penjelasan Sulinggih

Nirguna artinya Tuhan yang diam tidak kemana-mana. Sang Hyang Embang atau kosong.

Oleh sebab itu ada pula ada upacara nilapati. Nila artinya kosong, dan pati artinya tempat terhormat.

Sehingga nilapati artinya mencari tempat terhormat yang kosong. Termasuk tujuan nilapati adalah moksa.

Namun semua kembali ke karma masing-masing manusia.

Walau semua memimpikan untuk moksa. Beliau menjelaskan atman yang baru masuk, akan berada pada Atma Tattwa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved