Israel
Sejarah Israel dan Penyebab Konflik Israel - Palestina
Konflik Israel – Palestina tidak lepas dari sejarah yang ada. Hingga Senin 17 Mei 2021, serangan udara Israel membombardir Jalur Gaza, membuat lebih
Namun rencananya tidak pernah terlaksana.
Para pemimpin Arah di wilayah tersebut menganggap rencana itu sebagai pencurian kolonial Eropa dan menginvasi Palestina.
Kemudian dikutip dari Kompas.com pada 14 Mei 2021, bangsa Yahudi juga kecewa karena kehilangan Yerusalem.
Hanya kelompok Yahudi moderat yang menerima tawaran itu, sedangkan kelompok-kelompok Yahudi radikal menolak.
Akhirnya dalam pertemuan di Kairo, Mesir, pada November dan Desember 1947, Liga Arab mengeluarkan resolusi yang menyetujui solusi militer untuk mengakhiri masalah ini.
Akan tetapi dalam kenyataannya sejumlah negara Arab memiliki agenda tersendiri.
Baca juga: China, Tunisia dan Norwegia Minta Israel dan Hamas Segera Hentikan Serangan
Jordania ingin menguasai Tepi Barat, sementara Suriah menginginkan bagian utara Palestina, termasuk wilayah yang diperuntukkan bagi Yahudi dan Arab.
Sejarah berdirinya Israel dan Perang Arab-Israel I
Israel ada sejak kapan?
Jawabannya adalah 14 Mei 1948 atau sehari sebelum Mandat Inggris di Palestina berakhir.
Ketua Yishuv (Komunitas Yahudi di Palestina), David Ben-Gurion, kala itu mendeklarasikan berdirinya negara Israel di hadapan 250 orang undangan di Museum Tel Aviv.
Dalam deklarasi itu Ben-Gurion sama sekali tidak menyebutkan batas-batas negara Israel yang baru berdiri.
Sejumlah catatan menyebut para pendiri Israel sepakat tidak menyebutkan batas negara itu, karena negara-negara Arab di sekitar Israel pasti tidak akan menyetujuinya.
Akibatnya hanya berselang sehari setelah David Ben Gurion dkk mendeklarasikan berdirinya negara Israel, deklarasi perang datang dari Mesir, Suriah, Irak, Lebanon, Jordania, dan Arab Saudi.
Deklarasi perang ini diikuti invasi pasukan Arab ke wilayah Yahudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sejarah-israel-palestina.jpg)