Breaking News:

Berita Klungkung

SPS Mengaku Menyesal & Bersedia Bertanggung Jawab Setelah Cabuli Anak Berusia 10 Tahun di Klungkung

Sang Putu S atau SPS (37) akhirnya bersedia buka suara, perihal pelecehan seksual yang ia lakukan

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sang Putu S (berpakaian oranye) saat dimintai keterangan di Sat Reskrim Polres Klungkung, Selasa 18 Mei 2021 - SPS Mengaku Menyesal & Bersedia Bertanggung Jawab Setelah Cabuli Anak Berusia 10 Tahun di Klungkung 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Sang Putu S atau SPS (37) akhirnya bersedia buka suara, perihal pelecehan seksual yang ia lakukan terhadap anak berusia 10 tahun berinisial DM.

Oknum yang juga dikenal sebagai pegawai negeri sipil di Pemkab Klungkung itu mengaku menyesal dan bersedia bertanggung jawab atas perbuatan bejat yang ia lakukan.

Sang Putu S (37) tertunduk lesu saat digiring dari ruang tahanan menuju lobi Kantor Satreskrim Polres Klungkung, Bali, Selasa 18 Mei 2021.

Tangannya telah terborgol, dan pakaian tahanan berwarna oranye sudah melekat di tubuhnya.

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Oknum PNS Klungkung, Korban Trauma Setiap Bertemu Tersangka

Pria berkaca mata itu terdengar terbata-bata saat ditanya perihal kelakuan bejatnya.

Ia pun mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya sangat menyesal, saya siap bertanggung jawab dengan apa yang saya perbuat," ungkap Sang Putu, Selasa 18 Mei 2021.

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Ario Seno Wimoko menjelaskan, dugaan pelecehan anak di bawah umur ini dilakukan SPS sejak Desember 2020.

Terakhir kejadian itu dilakukan Maret 2021.

Perbuatan bejat itu dilakukan di tempat kos korban di wilayah Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved