Berita Bali
Arus Balik ke Bali Padat, 1.900 Orang Masuk-Keluar Gilimanuk
Arus balik Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) mulai tampak padat di Pelabuhan Gilimanuk
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Arus balik Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) mulai tampak padat di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Selasa 18 Mei 2021.
Polisi pun sigap memeriksa setiap PPDN yang masuk ke Bali, termasuk orang yang keluar pun tak luput dari pemeriksaan.
Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa menyatakan, sejak dibukanya larangan mudik, atau berakhirnya larangan mudik, Senin 17 Mei 2021 malam ada peningkatan PPDN yang masuk Bali.
Menurutnya, ada peningkatan jumlah warga yang hendak masuk ke Bali dari Pulau Jawa.
Baca juga: Tim Gabungan Pengetatan Arus Balik di Terminal Mengwi Amankan 5 Kendaraan Tak Miliki Izin Trayek
Dua arah padat, keluar atau masuk, kata dia, ada 1.900 orang.
“Ada sekitar 1900-an orang yang keluar atau masuk,” ucapnya.
Menurut dia, hasil rapat Senin malam, saat kunjungan ke Pelabuhan Ketapang, pihaknya diterima oleh rekan TNI dan Polri.
Kini, pihaknya dan dari Ketapang akan saling memperketat kepada setiap warga.
Warga yang akan melakukan perjalanan, wajib ada hasil rapid test atau GeNose negatif.
"Sekarang dicek juga yang akan masuk atau keluar. Surat dari desa seperti sebelumnya tidak dibutuhkan lagi. Di Ketapang, setelah kami cek, ada beberapa tempat GeNose yang disediakan,” bebernya.
Ketut menambahkan, untuk pihak Pelabuhan Gilimanuk dalam hal ini ujung tombak ialah TNI dan Polri sudah menyiapkan untuk tes GeNose di pos pemeriksaan sepeda motor juga di pos pemeriksaan mobil dan truk.
Sehingga, nantinya juga tidak menyebabkan penumpukan di Ketapang.
“Kami dan Ketapang sudah sepakat untuk saling memeperketat,” jelasnya.
Kepadatan arus balik pemudik mulai tampak di Pelabuan Gilimanuk, kemarin.
Begitu juga dengan orang yang akan keluar Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aktivitas-pelabuhan-gilimanuk-2.jpg)