Breaking News:

Berita Denpasar

Petugas BPBD Denpasar Berjibaku Keluarkan Ular Piton 3 Meter dari Dalam Pipa Rumah Warga

Kemunculan seekor ular piton sepanjang sekira 3 meter di sekitar toilet, mengejutkan warga yang menghuni rumah di Jalan Imam Bonjol Gang Kertapura

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
BPBD Denpasar
Petugas Damkar BPBD Denpasar saat mengevakuasi Ular Piton 3 meter di Jalan Imam Bonjol Gang Kertapura, Denpasar, Bali, Kamis 20 Mei 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kemunculan seekor ular piton sepanjang sekira 3 meter di sekitar toilet, mengejutkan warga yang menghuni rumah di Jalan Imam Bonjol Gang Kertapura, Denpasar, Bali. 

Peristiwa ini terjadi pada, Kamis 20 Mei 2021 kemarin.

Lima orang regu Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar dari pos induk meluncur ke lokasi mengevakuasi ular tersebut. 

Sekretaris BPBD Denpasar, Ardy Ganggas menerangkan ular tersebut semula diketahui berada di dalam pipa pembuangan air.

Baca juga: Ada 3 Kasus Laka Lantas di Denpasar dalam Semalam, Korban Mual Muntah hingga Luka Robek di Kepala

"Posisi ular berada di dalam pipa pembuangan air halaman rumah yang jatuh ke WC," kata Ardy kepada Tribun Bali.

Petugas membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk mengevakuasi ular karena terjadi perlawanan dari binatang yang dikenal kuat lilitan dalam mematikan mangsanya itu.

Selama proses evakuasi ular ini menjadi tontonan warga sekitar.

Baca juga: Cerita Wayan Suparta Sebagai Sopir Angkot di Denpasar Harus Hadapi Tantangan Perkembangan Zaman

"15 menit crew elang 3 berjuang memegang ekor si ular perlawanan cukup kuat dan dialiri air deterjen dari ujung pipa akhirnya si ular mengalah juga dan bisa dikeluarkan."

"Panjang ular kurang lebih 3 meter," paparnya.

Baca juga: Lahan Pertanian di Denpasar Kembali Menyusut 212 Hektar dalam Setahun

Ular tersebut akhirnya bisa dievakuasi oleh tim Damkar BPBD Denpasar dan diamankan di pos BPBD Denpasar untuk selanjutnya diserahkan kepada pecinta reptil atau dilepas ke habitat yang aman agar tidak membahayakan ular tersebut maupun warga di permukiman penduduk. (*)

Berita lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved