Breaking News:

Berita Gianyar

Tingkatkan PAD Gianyar, Dewan Usul Rumah Makan dan Tempat Kos Beromzet Besar Dikenai Pajak

Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara pun mengusulkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar harus mulai serius menggarap potensi pajak lokal.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebelum pandemi covid-19, Pemkab Gianyar tidak begitu serius menggarap sektor pendapatan dari usaha-usaha lokal, lantaran pendapatan dari Pajak Hotel Restoran (PHR) dan Pajak Hiburan, saja telah mampu membuat perekonomian Gianyar menjadi terbaik nomer dua di Bali.

Namun, setelah pandemi, sektor pajak tersebut tidak lagi bisa diandalkan.

Karena itu, Ketua Komisi III DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara pun mengusulkan, Pemerintah Kabupaten Gianyar harus mulai serius menggarap potensi pajak lokal.

Baca juga: Oknum Bawati Dituntut 6 Tahun Penjara, I Wayan M Ajukan Pembelaan Terkait Pencabulan di Gianyar Bali

Namun objek tersebut harus dipilih secara selektif, yakni mereka yang hanya beromset rata-rata Rp5 juta per hari.

Namun pajak yang dimaksudkan dalam hal ini, bukan pajak tahunan. Melainkan PB1 (pajak bangunan 1) tapi banyak orang meyebutkan PPN.

Objek pajak tersebut, kata dia, bisa berupa rumah kosan yang memiliki lebih dari sepuluh kamar dan terisi penuh, rumah makan dengan omset rata-rata Rp5 juta per hari, dan usaha-usaha besar lainnya yang masih bisa berjalan baik selama pandemi. 

Baca juga: Tak Bisa Lagi Andalkan Pariwisata, DLH Gianyar Targetkan Pemasukan dari Iuran Sampah Rp 2 Miliar

"Sebenarnya, rumah makan dan kosan sudah masuk dalam kategori kena pajak. Namun di sini kita hanya kenakan uang omsetnya besar, misal rata-rata Rp5 juta per hari," ujarnya.

"Kos-kosan itu dihitung dari mereka yang lebih dari 10 kamar, dan sudah terisi. Pajak yang dikenakan adalah PPN, misalnya 10 persen dari harga jual," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran di Sukawati Gianyar, Candra Terkejut Dengar Suara Letupan, Dua Lansia Nyaris Terpanggang

Apakah itu tidak mempersulit masyarakat?

Politikus PDIP asal Sukawati ini menilai tidak.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved