Breaking News:

Serba Serbi

Sastra Saraswati Sewana, Jaring Karya Sastra Bali Bahas Gering Agung 

Justru di masa pandemi, kata dia, masyarakat luas akan memiliki momen untuk "mulat sarira" melihat kembali apa yang tengah terjadi.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
ist
Sastra Saraswati Sewana, Jaring Karya Sastra Bali Bahas Gering Agung 

Laporan Wartawan Tribun Bali Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tokoh Puri Kauhan Ubud, AA GN Ari Dwipayana, mengatakan bahwa pandemi atau gering agung tidak boleh menghentikan kreativitas masyarakat dalam bersastra. 

"Justru di masa pandemi ini, kita akan memiliki momen untuk mulat sarira. Melihat kembali apa yang tengah terjadi," kata pria yang juga Koordinator Staf Khusus Presiden ini kepada Tribun Bali, Minggu 23 Mei 2021.  

Justru di masa pandemi, kata dia, masyarakat luas akan memiliki momen untuk "mulat sarira" melihat kembali apa yang tengah terjadi.

"Untuk mendorong para penggiat sastra Bali kembali berkarya, Yayasan Puri Kauhan Ubud  @purikauhanubud  menyelenggarakan ajang ekspresi penulisan  kreasi sastra," sebutnya. 

Penulis Muda Sastra Bali Modern Alit Juliartha Berpulang, Rencana Terbitkan Catatan Perjalanan

55 Pegiat Sastra Bali Modern Peringati HUT ke-75 RI dengan Membaca Cerpen & Puisi Bali Online

Bulan Bahasa, Ajegkan Budaya dan Sastra Bali di Gianyar

Kegiatan ini bertajuk Sastra Saraswati Sewana, Pamarisuddha Gering Agung.

Kreasi karya sastra yang dilombakan, antara lain sastra Bali klasik berupa geguritan, kidung, kakawin, dan satua.

"Selain sastra Bali klasik, juga dilombakan sastra modern yakni cerpen dan puisi berbahasa Bali," sebutnya.

Semua karya sastra yang dilombakan harus karya otentik dengan mengambil tema Gering Agung atau Pandemi Covid-19.

"Ajang kreasi ini  bukan semata-mata perlombaan, tetapi akan didahului dengan serangkaian workshop (sastra Bali klasik dan sastra Bali modern) bagi peserta dengan pengajar yang kompeten, diantaranya Dewa Windhu Sancaya, Gunayasa, Mas Ruscitadewi dan sebagainya," sebutnya. 

Dewan Juri akan memilih 30 karya terbaik, dalam 6 kategori untuk mendapatkan hadiah dana  apresiasi dan piagam penghargaan.

Pengiriman karya dilakukan pada 14 Juni-1 Agustus 2021.

Kemudian penyerahan hadiah dilakukan 28 Agustus 2021.

Berita lainnya sastra bali di sini

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved