Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Kasus HIV/AIDS di Denpasar Mengalami Peningkatan, Data Terakhir Mencapai 13 Ribu Kasus

Perkembangan kasus HIV/AIDS di Denpasar, Bali, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Tayang:
Humas Pemkot Denpasar
Pelaksanaan Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN) pada Jumat 28 Mei 2021 malam di Ruang Sewaka Kertha Loka Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang - Kasus HIV/AIDS di Denpasar Mengalami Peningkatan, Data Terakhir Mencapai 13 Ribu Kasus 

Arya Wibawa mengatakan tema MRAN Tahun 2021 adalah “We remember, We take action, We live beyond HIV” dengan sub tema “We remember the lives we have lost so that we can take actions that keep us safe, healthy and alive”.

“Tema ini mengisyaratkan kita agar mengingat bahwa kita telah kehilangan orang-orang terdekat, keluarga, kerabat, sahabat karena HIV/AIDS. Untuk itu kita semua dapat mengambil peran dan aksi dalam upaya-upaya pencegahan dan penanggulangannya sehingga kita tetap aman, sehat, dan selamat,” katanya.

Lewat kegiatan ini juga sekaligus sebagai ajakan bagi semua elemen masyarakat untuk memberi dukungan kepada Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) dan Orang yang hidup dengan Orang dengan HIV-AIDS (OHIDHA).

Baca juga: Gelar Webinar Peringati Hari HIV AIDS Sedunia, Pemerintah Harap Bisa Wujudkan Three Zero HIV/AIDS

“Kita juga diajak untuk lebih peduli terhadap masalah AIDS dan turut ambil bagian dalam menanggulangi AIDS,” imbuhnya.

Ia menegaskan, tantangan ke depan adalah bagaimana mewujudkan tujuan penanggulangan HIV/AIDS yaitu Getting Three Zero (Zero New Infektion, Zero hiv-related Death dan Zero Discrimination) di tahun 2030.

Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua III KPA Kota Denpasar, Luh Putu Sri Armini, penyelenggaraan kegiatan MRAN 2021 ini juga untuk mengenang teman/saudara yang telah meninggal karena AIDS serta untuk memberi dukungan kepada mereka yang masih hidup dengan HIV.

“Tujuannya juga mengupayakan kesetaraan hak kesehatan dan hak asasi manusia untuk semua orang dalam penanggulangan HIV/AIDS, menurunkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Disamping menumbuhkan kesadaran masyarakat akan ancaman bahaya HIV/AIDS di sekelilingnya. Dan, menggalang partisipasi multipihak untuk penanggulangan AIDS,” katanya. (*).

Baca juga: Peringatan Hari AIDS Sedunia 2020 di Badung, Bangun Kesadaran Kolektif Masyarakat Peduli HIV

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved