Breaking News:

Berita Jembrana

Delapan Kasus Gigitan Anjing Rabies 2021 di Jembrana, Terjadi di Tiga Kecamatan

Kasus gigitan anjing rabies di Banjar Sawe Desa Batuagung Kecamatan Jembrana merupakan kasus ke delapan di Jembrana.

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi rabies 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kasus gigitan anjing rabies di Banjar Sawe Desa Batuagung Kecamatan Jembrana merupakan kasus ke delapan di Jembrana.

Tujuh kasus terjadi, yakni enam kasus di Kecamatan Melaya dan satu kasus di Desa Baluk Kecamatan Negara.

Atas hal ini, pihak Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana sudah menggelar vaksinasi massal dan eliminasi selektif di sekitaran lokasi kejadian.

Data yang dihimpun, beberapa kasus di Jembrana itu diantaranya, Dua orang warga Desa Baluk menjadi korban gigitan Hewan Penular Rabies (HPR).

Dua orang ini ialah pemilik anjing I Putu Budiantara, dan tetangganya Ni Luh Putu Mega Rahayu, 22 tahun.

Enam Warga Banjar Sawe Jembrana Terkenan Gigitan Anjing Positif Rabies

Tak Hanya Vaksin Tapi Juga Pengobatan HPR, Warga Jembrana Suwirka: Saya Takut dengan Rabies

Anjing tersebut pun sudah dieliminasi dengan diambil sampel otaknya.

Kemudian, kasus lainnya ialah Tujuh orang warga Banjar Anyar Sari Kangin, Desa Nusa Sari Kecamatan Melaya, digigit anjing rabies.

Anjing ini milik, Ni Ketut Marni, warga setempat yang juga menjadi korban gigitan.

Dari pemeriksaan laboratorium melalui pemeriksaan sampel otak anjing, diketahui positif rabies.

Dua orang warga, Banjar Pangkung Dedari Desa Melaya Kecamatan Melaya digigit anjing peliharaannya.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved