Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Semua Berharap Pariwisata Bali Jadi Dibuka Juli, Dezire: Kami Setengah Mati Menyiapkan

Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar berharap pembukaan pariwisata Bali, Juli 2021 bukan PHP

Istimewa
Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani - Semua Berharap Pariwisata Bali Jadi Dibuka Juli, Dezire: Kami Setengah Mati Menyiapkan 

Tujuh kementerian tersebut yakni Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Investasi.

Namun WFB ini rencananya digelar di Nusa Dua, Badung.

Hal ini membuat Pemkot Denpasar iri, karena salah satu wilayah di Denpasar yakni Sanur juga dicanangkan sebagai kawasan zona hijau.

“Iya Pak, kenapa cuma Nusa Dua saja, harusnya Sanur juga, kan sudah dicanangkan sebagai kawasan zona hijau,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani, Selasa.

Dezire menambahkan, seharusnya pemerintah pusat melakukan pemerataan, sehingga semua daerah yang dicanangkan sebagai kawasan zona hijau memperoleh dampaknya.

Terkait hal ini, Dezire pun telah menyampaikan hal itu kepada Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Denpasar.

“Minggu lalu saya sempat mengatakan hal ini kepada GIPI Denpasar secara lisan, semoga bisa sampai ke pusat. Tapi sampai hari ini belum ada kelanjutannya,” katanya.

Padahal, Dezire mengaku, telah melakukan persiapan di wilayah Sanur.

Warga, termasuk pekerja, di Sanur telah divaksinasi lebih dari 100 persen.

Selain itu, semua hotel berbintang di Sanur juga telah memiliki sertifikat CHSE.

“Hotel berbintang di Sanur, semua sudah siap padahal menerima kalau misalnya Work From Bali ini digelar di Denpasar, harusnya ya memang dibagi-bagi kan selain Sanur ada Ubud juga yang dicanangkan sebagai kawasan zona hijau,” katanya.

Ia pun berharap besar Denpasar bisa menjadi salah satu tempat pelaksanaan WFB.

“Dengan begitu kan bisa membantu hotel-hotel juga memancing wisatawan untuk datang ke Denpasar. Pekerja hotel yang dirumahkan juga bisa bekerja kembali dan perekonomian di Denpasar bisa bangkit,” katanya.

Baca juga: Pelaku Pariwisata Berharap Pembukaan Pariwisata Bali di Bulan Juli Bukan Sekadar PHP

Walaupun berharap Denpasar jadi salah satu WFB, namun sampai saat ini pihaknya belum tahu bagaimana teknis pelaksanaan WFB ini.

Apakah akan langsung bedol desa, ataukah bertahap, pihaknya masih terus menantikan perkembangannya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved