Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Workshop ‘Desa Melek Digital’ di Tabanan, Kolaborasi Kunci Masyarakat Enyahkan Hoaks dan Kabar Palsu

Hoaks atau fenomena disinformasi yang saat ini menggejala di ruang sosial kita adalah musuh bersama dalam penanganan pandemi Covid-19 dunia, termasuk

Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Suasana workshop bertajuk “Desa Melek Digital” di Desa Pandak Gede, Tabanan, Bali, Kamis (27/5/2021). 

Namun teknologi digital juga membawa problematika tersendiri yang apabila tidak kita waspadai akan dapat merugikan penggunanya.

Itulah hal terpenting yang harus kita waspadai,” ucap anak muda dengan segudang pengalaman tampil menjadi pembicara di banyak kegiatan tersebut.

Peningkatan Wawasan

Workshop yang berdurasi dua jam setiap sesinya ini merupakan inisiasi kolaborasi perdana antara pengampu kebijakan Desa Pandak Gede, Yayasan Amanat Keluarga Indonesia (AKI) dan ICT Watch Indonesia, serta didukung oleh Little Spoon Farm sebagai kiat untuk memberikan penyadaran kembali ke masyarakat.

Dalam pengantarnya, I Gusti Ketut Artayasa, Kepala Desa Pandak Gede, mengatakan bahwa penyuluhan ini adalah bentuk upaya besama berbagi kembali ke desa agar masyarakat semakin berdaya, maju dan bertambah wawasannya dalam hal literasi digital.

“Melalui inisiatif penyuluhan dan workshop yang didukung oleh Yayasan AKI dan ICT Watch ini, tentu saja menjadi bekal bagi masyarakat desa Pandak Gede untuk dapat kian berkembang dan maju dengan pengetahuan yang didapat melalui Internet dan teknologi digital,” imbuhnya.

Sementara itu, Abigail Bernadette, perwakilan dari Yayasan AKI sebagai fasilitator penyuluhan, mengatakan bahwa salah satu tujuan utama pelaksanaan workshop ini adalah untuk membangun pemahaman kritis masyarakat terhadap informasi yang beredar di Internet.

“Banyak informasi yang sengaja disebarkan melalui media sosial misalnya, tujuannya untuk memecah-belah masyarakat dan membenci pemerintah. Maka kita perlu melanjutkan kolaborasi dan memperluas program penyuluhan semacam ini," pungkas Abigail.

Dalam pelaksanaan penyuluhan dan workshop Desa Melek Digital ini, peserta juga berdiskusi tentang dinamika dan problematika penggunaan Internet serta teknologi digital dalam keseharian mereka.

Baca juga: Dewan Tabanan Geram Insentif Nakes Selama 9 Bulan Tak Kunjung Cair, Pemkab Sebut Masih Diproses

Menjadi pengguna Internet yang positif, kreatif dan produktif adalah inti pesan dalam sesi diskusi dan tanya-jawab yang berlangsung hangat.

Peserta pun mendapatkan bimbingan praktik langsung cara mengaktifkan fitur keamanan Two Factor Verification (2FA) guna pengaman aplikasi WhatsApp yang digunakan agar tak mudah diretas atau dibajak oleh orang lain.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved