Berita Denpasar
PANIK Dikejar Satpol PP Denpasar, Gepeng Ibu & Anak Asal Karangasem Kocar-kacir dan Nyemplung ke Got
PANIK Dikejar Satpol PP Denpasar, Gepeng Ibu & Anak Asal Karangasem Kocar-kacir dan Nyemplung ke Got
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Widyartha Suryawan
Mereka pun dijaring petugas dengan mudah tanpa harus kejar-kejaran ke semak-semak.
Pada 11 Mei 2021 lalu, Satpol PP Gianyar mengamankan sebanyak 33 gepeng. Semuanya berasal dari Tianyar, Karangasem.
Dari total tersebut, 20 orang masih anak-anak, termasuk balita yang selalu diajak untuk memancing simpati warga.
Kapala Dinas Satpol PP Gianyar, I Made Watha mengatakan, para gepeng ini merupakan wajah lama yang sebelumnya beroperasi di Ubud.
Bahkan, Watha mengaku sampai hafal karena sering menertibkannya.
Baca juga: Pengemis di Gianyar Punya Pos Masing-masing, Ajak Anak-anak dan Bayi Cari Empati
"Hari ini kami tertibkan 30-an gepeng, dan sudah langsung kami angkut dengan truk untuk ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial," ungkapnya.
“Beberapa kami identifikasi sudah lebih dari lima kali ditertibkan namun datang lagi. Tidak kapok-kapok,” ujarnya.
Di kawasan Kota Gianyar ini, para gepeng telah memiliki pos masing-masing.
Gepeng dewasa beroperasi di toko-toko modern ataupun fasilitas umum yang ramai pengunjung.
Setiap gepeng dewasa mengajak dua hingga tiga anak-anak.
Ia mengontrol dari emper toko sembari berpura-pura sebagai pedagang keliling yang sedang beristirahat.
Sementara itu, di wilayah Badung, per Maret 2021 lalu, Satpol PP Kabupaten Badung telah mengamankan 108 orang gepeng sejak awal tahun ini.
Ratusan gepeng tersebut sebelumnya tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Badung.
Jumlah tersebut disebut-sebut meningkat 10 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Adapun pada triwulan pertama di tahun sebelumnya jumlah gepeng yang diamankan diangka 70 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gepeng-pengasong-cilik-pengemis-di-denpasar.jpg)