Berita Denpasar
PANIK Dikejar Satpol PP Denpasar, Gepeng Ibu & Anak Asal Karangasem Kocar-kacir dan Nyemplung ke Got
PANIK Dikejar Satpol PP Denpasar, Gepeng Ibu & Anak Asal Karangasem Kocar-kacir dan Nyemplung ke Got
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Widyartha Suryawan
"Kalau dilihat, ada peningkatan jumlahnya, mungkin karena pandemi dan ekonomi yang sulit ini," kata Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara, Minggu 28 Maret 2021.
"Meningkat sekitar 10 persen dari tahun lalu. Selain Gepeng kami juga mengamankan anak punk 4 orang, pengamen 4 orang, orang terlantar 1 orang, termasuk juga ODGJ," bebernya.
Suryanegara menyebut, gepeng-gepeng tersebut kebanyakan berasal dari Munti Gunung, Medahan, Karangasem.
Ia merinci, pada Januari 2021 terjaring sidak sebanyak 63 gepeng, Februari sebanyak 43 gepeng, dan Maret yang baru tertangkap sebanyak 2 orang.
"Jadi gepeng-gepeng tersebut merupakan orang lama yang sudah sering tertangkap," kata dia.
Fakta menariknya, tahun ini ada penambahan gepeng akibat kehilangan pekerjaan.
Bahkan ada yang dulunya bekerja di spa, kini karena kehilangan pekerjaan mereka terpaksa mengemis.
Gepeng di Badung kerap ditemukan tersebar di sejumlah titik, yakni simpang Jalan Nakula, simpang Jalan Imam Bonjol, perempatan Patih Jelantik, perempatan Merta Nadi dan simpang Jalan By Pass Ngurah Rai tepatnya di depan Benoa Square.
"Beberapa dari gepeng baru adalah mereka yang dulunya bekerja di spa namun karena kehilangan pekerjaan mereka alih profesi sebagai pengemis," ucapnya. (ian/weg/gus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gepeng-pengasong-cilik-pengemis-di-denpasar.jpg)