Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Putu Supartika Bahas Cerpen Bahasa Bali Bersama Puri Kauhan Ubud

Yayasan Puri Kauhan Ubud, Gianyar menyelenggarakan workshop Sastra Bali Modern, sebagai rangkaian  kegiatan penulisan kreasi sastra, Sastra Saraswati

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
ist
Ngawi geguritan dan ngawi kidung pada tanggal 5 Juni 2021, serta ngawi kekawin dan ngawi satua Bali pada 6 Juni 2021 

I Ketut Sumarta, IGA Darma Putra, dan Putu Supartika. Menjadi pembicara pertama, Ketut Sumarta memberikan motivasi dan tips kepada masyarakat agar tidak takut menulis, karena menulis itu mudah. 

Menurutnya menulis Bahasa Bali itu semakin menarik, karena bahasa Bali merupakan bahasa sastra, dengan kosa kata yang sangat kaya, sehingga memudahkan untuk berkreasi.

Pembicara kedua, IGA Darma Putra melanjutkan materi dengan materi menulis puisi berbahasa Bali.

Ia memulai dengan menekankan pentingnya “kruna” atau “kata”, ejaan serta hal teknis lain yang sering menjadi pertanyaan bagi para sastrawan saat menuliskan karyanya.

55 Pegiat Sastra Bali Modern Peringati HUT ke-75 RI dengan Membaca Cerpen & Puisi Bali Online

Workshop ditutup paparan Putu Supartika, yang membahas penulisan cerpen Berbahasa Bali.

Supartika menyampaikan paparan mengenai bagaimana  membangun ide, mulai menulis, membangun alur hingga menutup cerita. 

Putu Supartika, mengajak peserta untuk melakukan eksplorasi seluas-luasnya terhadap tema lomba: pemarisuddha gering agung, yang disebutkan memiliki sangat banyak sudut pandang yang menarik untuk ditulis.

Acara workhop, Sastra Saraswati Sewana akan dilanjutkan pada tanggal 5 dan 6 Juni dengan bahasan Sastra Bali Klasik.

Ngawi geguritan dan ngawi kidung pada tanggal 5 Juni 2021, serta ngawi kekawin dan ngawi satua Bali pada 6 Juni 2021. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved