Berita Jembrana
100 hari Menjabat, Ini Capaian Program Bupati dan Wabup Jembrana
Dalam kurun waktu 100 hari digunakan membangun pondasi kokoh untuk mewujudkan mimpi besar, dalam visi yang diutarakan pada saat kampanyenya
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Contohnya, perda menyangkut penyewaan aset yang nilainya sangat murah. Aset seperti menara Tower dan tambak yang kecil sekali pendapatannya.
“Kami ingin menambah PAD, tapi disatu sisi kita tidak punya aturan agar ada pemasukan/ retribusi. Ini yang ingin cepat kita selesaikan,” ujarnya.
Tamba menyebut kakao Jembrana sangat potensial sebagai produk hasil pertanian Jembrana yang sudah mendunia.
Hanya saja saat ini masih parsial diantara para UMKM. Belum merupakan satu kesatuan kakao produk Kabupaten Jembrana.
Sehingga, formulanya harus dicari. Sehingga ada kontribusi lebih untuk daerah.
“Nantinya ketika ada perdagangan nasional maupun ekspor, ada retribusi masuk," jelasnya.
Dari sektor pariwisata, Pemerintah menyadari potensi pariwisata di Jembrana sangat kecil.
Justru sektor perikanan yang menjadi unggulan di Jembrana.
Selama 100 hari ini pihaknya sudah banyak mendekatkan diri dengan para investor, serta menjalin kedekatan pula dengan pemerintah provinsi hingga ke pusat.
Baca juga: Ganggu Estetika Kota Negara, 20 Reklame Diturunkan Satpol PP Jembrana
Hingga saat ini sudah banyak melakukan MOU dengan perusahaan besar yang hasilnya nanti akan mampu meningkatkan PAD Jembrana.
Selain capaian, Bupati Tamba juga memaparkan berbagai mimpi besarnya hendak dilaksanakan untuk membangun Jembrana kedepan.
Mulai dari pembangunan sirkuit all in one di Desa Pengambengan, wisata spiritual di Tibu Kleneng Perancak, pembangunan krematorium di Kaliakah, pembangunan gedung perpustakaan yang baru, penataan sungai ijogading hingga membangun rumah tenun sebagai sentra tenun di Jembrana. Termasuk pula merampungkan investasi perusahaan perikanan di Perancak.
“Jika ini terwujud, hasilnya 3-4 tahun kedepan akan kelihatan. Jadi mohon doa restunya , karena dengan ini akan mampu membuka 2.000-3.000 lapangan kerja, serta ekonomi Jembrana bisa bergerak dan bangkit,” bebernya.
Karena itu, ia menambahkan, untuk merealisasikan berbagai program itu dukungan dari seluruh OPD diperlukan.
Apresiasi juga diberikannya kepada masyarakat Jembrana, atas perjuangan bersama dirinya bersama patriana krisna dapat memimpin untuk mengawal perubahan di Bumi Mekepung.
“Kami berterimakasih atas dukungan tersebut. Kepada OPD yang langsung kami ajak "ngegas" kerja merealisasikan berbagai program sesuai visi misi.
Terimakasih pula kepada masyarakat Jembrana, atas ijin dan perjuangan masyarakat Jembrana, saya dan Ipat dilantik 100 hari yang lalu menjadi bupati dan wakil bupati," pungkasnya. (*)
Artikel lainnya di Berita Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-tamba-penandatangan-mou-100-hari-kerja-di-pura-jagatnatha-sabtu-5-juni-2021.jpg)