Berita Bali
Zona Hijau Denpasar 82 Persen, 8 Desa/Kelurahan Zona Kuning
Desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar kini didominasi oleh zona hijau. Sementara sisanya masuk zona kuning
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar kini didominasi oleh zona hijau.
Sementara sisanya masuk zona kuning dalam hal penyebaran Covid-19.
Saat ini, tidak ada satupun wilayah di Kota Denpasar yang terkategori Zona Merah.
Berdasarkan data yang diperoleh Tribun Bali pada Minggu 13 Juni 2021, dari total 43 desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar, sebanyak 35 diantaranya dinyatakan masuk zona hijau penularan Covid-19.
Baca juga: 6 Strategi Ketua Satgas Covid-19 untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Libur Lebaran
Dengan demikian, zona hijau mencakup sekitar 82 persen wilayah desa/kelurahan di Denpasar.
“Zona hijau sudah mendominasi di Denpasar. Dari 43 desa/kelurahan, sudah 35 wilayah yang masuk zona hijau,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dihubungi Minggu 13 Juni 2021.
Sementara itu, kabupaten yang bertetangga dengan Kota Denpasar, yakni Badung, bertekad untuk menjadikan seluruh wilayah masuk kategori zona hijau dalam penularan Covid-19.
Hal itu antara lain diupayakan dengan mengejar target vaksinasi tahap pertama tuntas pada akhir Juni 2021 nanti, dan bisa menjangkau seluruh 600 ribu warga Badung.
Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, mengatakan bahwa vaksinasi ini menjadi sangat penting untuk menjadikan Badung zona hijau dan tercapainya vaksinasi 100 persen kepada masyarakat Badung.
“Kami targetkan untuk wilayah Abiansemal, vaksinasi tahap pertama bisa diselesaikan dalam seminggu ini. Namun, untuk seluruh kabupaten Badung, vaksin dosis pertama diharapkan dapat dituntaskan pada akhir Juni 2021 ini,” kata I Ketut Suiasa, Minggu13 Juni 2021.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, sampai saat ini proses vaksinasi di Badung sudah dilakukan di Kecamatan Abiansemal.
“Jadi kita target Akhir Juni 2021 ini semua penduduk Badung sudah divaksin tahap pertama,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr Nyoman Gunarta, Minggu 13 Juni 2021.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Rai, mengatakan khusus untuk wilayah di kecamatan Denpasar Timur (Dentim), semua sudah dinyatakan masuk zona hijau.
Kasus aktif Covid-19 di wilayah Dentim berkisar antara nol hingga dua kasus saja.
“Sanur dan desa/kelurahan penyangga juga hijau, mulai dari Renon, Kesiman, Kesiman Kertalangu, Kesiman Petilan dan Serangan,” kata Dewa Rai.
Sementara itu, delapan wilayah di Denpasar yang masih zona kuning meliputi Desa Ubung Kaja untuk Kecamatan Denpasar Utara.
Kemdian, zona merah di Kecamatan Denpasar Barat meliputi Desa Padangsambian Kaja, Kelurahan Padangsambian, Desa Pemecutan Kelod, dan Kelurahan Dauh Puri.
Sedangkan untuk Kecamatan Denpasar Selatan yaitu Desa Pemogan, Kelurahan Panjer dan Desa Sidakarya.
“Menurunnya kasus ini mungkin karena masyarakat sudah semakin taat prokes dan gencarnya pelaksanaan vaksinasi yang kami lakukan,” katanya.
Walaupun demikian, pihak Satgas meminta warga tidak lengah dan tetap menerapkan prokes dengan ketat.
Sementara itu, setelah libur panjang Lebaran tahun 2021 tidak sampai mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Denpasar, Bali.
“Untuk di Denpasar tidak ada lonjakan setelah libur panjang ini. Semoga tidak ada lonjakan,” katanya.
Penurunan kasus Covid-19 di Denpasar tercermin salah-satunya dari jumlah pasien yang sembuh, yang terus mengalami peningkatan.
Baca juga: Percepat Proses Vaksinasi, Satgas Covid-19 Buleleng Dapat Bantuan Vaksinator dari Polda dan Pemprov
Terpakai 3 Bed
Saat ini RSUD Wangaya Kota Denpasar hanya tinggal merawat tiga pasien Covid-19.
Pihak RS menyediakan 58 bed (tempat tidur) bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala.
“Jumlah bed yang ada untuk Covid-19 sebanyak 58 buah, sementara yang terpakai hanya 3 bed atau cuma 5 persen,” kata Dewa Rai.
Menurut dia, penurunan ini bahkan terjadi pasca libur hari raya Lebaran.
Padahal, jika bercermin dari sebelumnya, setiap ada libur panjang, kasus di Denpasar meningkat tajam.
Tetapi, saat ini malah mengalami penurunan.
Hal itu terjadi karena berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Denpasar untuk membuat Denpasar menjadi zona hijau, menunjukkan hasil.
Dewa Rai menambahkan, pihaknya melakukan penyekatan arus balik pasca libur Lebaran.
Selain penyekatan juga dilakukan rapid test antigen secara masif ketika ada warga luar yang lolos masuk ke Denpasar.
“Mereka dilakukan rapid test antigen di masing-masing lingkungan. Pemkot juga mewajibkan orang yang datang dari luar Bali membawa surat keterangan hasil negatif rapid test antigen,” katanya.
Pemkot juga mengerahkan tim Yustisi setiap hari dan menjaring mereka yang tidak menaati protokol kesehatan.
“Yang paling masif dilakukan saat ini yakni menuntaskan vaksinasi bagi masyarakat Kota Denpasar. Kami berharap berbagai upaya yang dilakukan Pemkot Denpasar juga dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” katanya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dr Nyoman Gunarta, mengatakan bahwa saat ini vaksinasi terus gencar dilakukan.
Sampai saat ini proses vaksinasi sudah dilaksanakan di Kecamatan Abiansemal, tepatnya di Desa Mekarbuana dan Desa Mambal.
Ia berharap proses vaksinasi berjalan lancar.
Sebab, program vaksinasi tergantung dari penyediaan vaksin oleh pemerintah pusat.
“Kalau vaksin tetap lancar disuplai oleh pemerintah, kita akan terus gencar melaksanakannya,” kata Gunarta.
Di sisi lain, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi, antusiasme masyarakat di Kecamatan Abiansemal begitu tinggi.
Ia merasa bangga karena dengan kesadaran tinggi, vaksinasi di Abiansemal banyak dihadiri anggota masyarakat.
Pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, dan mereka hadir ke lokasi vaksinasi dengan tetap melakukan prokes.
Baca juga: Teori Kebocoran Covid-19 di Lab Wuhan China Dibahas Dalam KTT G7, WHO Sebut China Belum Transparan
Dihubungi secara terpisah, Koordinator Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Badung, Made Suardita mengatakan berdasarkan data pada Sabtu 12 Juni 2021 di Kabupaten Badung tidak ada wilayah yang zona merah.
Alasannya, jika dilihat dari data, tidak ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 lebih dari 10 orang dalam sehari.
Ia menjelaskan penentuan zona bergantung pada jumlah kasus positif terkonfirmasi aktif di setiap wilayah.
Jika dalam sehari tidak ada, maka masuk dalam zona hijau.
Sedangkan jika ada 1-5 orang terkonfirmasi positif dan aktif, maka masuk zona kuning.
Jika 6-10 yang terkonfirmasi positif, masuk zona oranye dan lebih dari 10 orang masuk zona merah.
"Saat ini di Badung tidak ada kasus dalam jumlah cukup tinggi terkonfirmasi positif. Rata-rata setiap kecamatan ada kasus positif tidak lebih dari 5 orang," katanya.
"Jadi sebagian besar di Badung masuk zona kuning. Hanya Kecamatan Petang yang sementara masuk zona hijau," ucapnya.
Wabup I Ketut Suiasa mengajak warga agar mengikuti vaksinasi ini dengan bijaksana, jangan ada ketakutan dan keraguan.
Orang nomor dua di Badung itu mengatakan, setelah divaksin setidaknya ada proteksi berupa kekebalan tubuh, yang bisa membentengi dari Covid-19.(sup/gus).
Baca juga: Kasus Positif Menurun, RSUD Wangaya Denpasar Hanya Rawat Tiga Pasien Covid-19
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-kasus-sembuh.jpg)