Apa Kata Paling Banyak Disebut Terkait Kematian? Ini Menurut Hasil Penelitian
Secara umum, di kalangan media, iklan tentang kematian itu disebut sebagai advertorial duka cita atau obituari.
Penulis: Sunarko | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
2. Butuh Waktu untuk Membuat Tanda
Dewasa ini manusia lebih suka dengan hal-hal yang serba instan, dan cepat terlihat hasilnya.
Narayan mengatakan, kita begitu terpesona oleh kisah-kisah para start-up yang dengan cepat melambung sukses atau mereka yang sudah jadi jutawan di usia baru dua puluhan tahun.
“Kita lupa bahwa itu adalah perkecualian,” kata Narayan.
Berdasarkan penelitian Narayan terhadap ribuan obituari tersebut, mereka yang dikenang sebagai sukses, meraih prestasi besar pertamanya saat menjelang usia 40 tahun. Bahkan beberapa orang baru meraihnya di usia lebih 40 tahun.
Apa itu artinya?
Tidak ada kesuksesan yang diraih secara instan, ucap Narayan.
Kendati diakuinya, awal usia kesuksesan memang bervariasi untuk satu bidang dengan bidang yang lain.
Di zaman kini yang inginnya serba sukses secara instan, kata Narayan, ini adalah pelajaran tentang nilai kesabaran.
Dan kesabaran itu sama sekali tidak pasif. Bagi wanita dan pria yang dikenang dalam iklan kematian atau obituari itu, puluhan tahun sebelum mereka menorehkan kesuksesan, itu adalah masa-masa yang sibuk, penuh dengan pembelajaran, ujian, kegagalan, dan ketekunan.
“Jadi, untuk benar-benar mahir dalam sesuatu, untuk mencapai tingkat kemahiran tertentu di dalamnya, dan untuk membuat perbedaan serta untuk mendapatkan pengakuan dari situ, pasti dibutuhkan waktu,” kata Narayan.
3. Hidup Kita Bisa Memiliki Arti yang Besar Sungguh pun Tanpa Nama Tenar
Salah satu alasan Narayan suka membaca obituari di NYT adalah bahwa kisah almarhum/almarhumah yang dikenang menorehkan prestasi dan kebaikannya itu bukanlah individu-individu yang selama hidupnya jadi sorotan publik.
Bahkan kebanyakan bukan orang yang memiliki popularitas.
“Banyak dari mereka yang melakukan hal-hal yang layak dikenang itu adalah orang-orang yang belum pernah Anda dengar,” kata Narayan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-kuburan.jpg)