Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Apa Kata Paling Banyak Disebut Terkait Kematian? Ini Menurut Hasil Penelitian

Secara umum, di kalangan media, iklan tentang kematian itu disebut sebagai advertorial duka cita atau obituari.

Penulis: Sunarko | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Gambar oleh Joggie dari Pixabay
Foto ilustrasi tempat pemakaman. Penelitian tentang isi tulisan obituari menemukan hal-hal menarik untuk jadi pelajaran. 

Total ada 2.000 halaman obituari yang mereka teliti.

Baca juga: Seribu Lilin dalam Peringatan 6 Tahun Tragedi Kematian Engeline

Setelah melalui penyaringan, ditemukan sejumlah kata kunci yang menarik dari sekian ribu obituari yang diteliti itu.

Salah-satu kata kunci yang paling banyak disebut dalam obituari adalah kata help, yang artinya bantuan.

Intinya, penelitian Narayan menghasilkan sejumlah kesimpulan, yang layak untuk menjadi bahan renungan bagi kita yang masih hidup. Berikut ini beberapa poin kesimpulannya:

1. Salah-Satu Cara untuk Mencapai Sukses: Bantulah Orang Lain Sukses

Narayan dan timnya memisahkan obituari menjadi dua kelompok, yakni kelompok orang terkenal dan tidak terkenal.

Tolak ukur ketenaran mereka adalah: apakah si almarhum/almarhumah yang diobituarikan itu memiliki halaman di Wikipedia atau tidak.

Hasil penelitian Narayan menunjukkan, baik yang meninggal itu orang terkenal ataupun tidak terkenal, satu kata yang paling banyak muncul untuk dikenangkan dalam obituari mereka adalah tentang bantuan (help).

Yakni betapa membantu dan ringan tangan si almarhum/almarhumah selama hidupnya kepada sesama manusia, dengan berbagai cara.

Dari ribuan obituari itu terlihat bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh siapapun untuk mengulurkan bantuan dan membuat dampak positif selama hidupnya.

Salah-satu contoh adalah apa yang dilakukan oleh almarhum pendeta Rick Curry, seorang imam Katolik.

Semasa hidupnya, ia menyelenggarakan pelatihan menulis dan akting untuk para veteran dan orang cacat.

“Inilah seseorang yang menggunakan drama dan teater untuk mengalihkan perhatian para veteran dan orang cacat dari hal-hal yang mereka alami,” kata Narayan.

Apa yang dilakukan oleh pendeta Rick Curry boleh jadi luput dari perhatian praktisi medis dan yayasan penyantun penyandang cacat dan veteran.

Jadi, kebaikan seseorang-lah yang membuatnya layak untuk dikenang atau diceritakan kisahnya setelah kematian, bukan kekayaan, ketenaran dan kedudukannya. Dan, kata kuncinya: semangat yang besar untuk membantu (help) sesama.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved