Berita Buleleng

Progres Vaksinasi Covid-19 di Buleleng Bali Baru Mencapai 40 Persen

Hingga saat ini progres vaksinasi Covid-19 di Buleleng, Bali, baru mencapai 40 persen.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksinasi - Progres Vaksinasi Covid-19 di Buleleng Bali Baru Mencapai 40 Persen 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Hingga saat ini progres vaksinasi Covid-19 di Buleleng, Bali, baru mencapai 40 persen.

Sementara pusat menargetkan agar vaksin Covid-19 bisa diberikan kepada 70 persen masyarakat yang ada di Buleleng hingga Juli mendatang.

Bupati Buleleng juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Putu Agus Suradnyana, tidak memungkiri jika progres vaksinasi di Buleleng lambat, bila dibandingkan dengan kabupaten lain yang ada di Bali.

Dimana, progresnya baru mencapai 40 persen, atau baru diberikan kepada 274 ribu jiwa dari target 578 jiwa.

Baca juga: Lebih Dari 700 Warga di Klungkung Ikuti Vaksinasi Massal di Desa Tangkas

Hal ini, kata Suradnyana, terjadi lantaran Buleleng sempat tidak menjadi sasaran prioritas vaksinasi.

Kendati demikian, Suradnyana mengaku akan berusaha mengejar target tersebut, dibantu oleh tim vaksinator dari Pemprov Bali dan TNI-Polri.

Dimana untuk vaksinasi yang dilakukan oleh tim vaksinator dari TNI-Polri akan dipusatkan di kota, dalam hal ini Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.

Wilayah kota dipilih karena masih banyak masyarakat di kota yang juga belum menerima vaksin.

Padahal, beberapa waktu lalu, Satgas sudah menggelar vaksinasi pola tuntas di Kecamatan Buleleng.

"Saat vaksinasi pola tuntas di Kecamatan Buleleng digelar, banyak masyarakat yang tidak hadir. Jadi dengan dipusatkan di Gedung Kesenian ini, kami harapkan masyarakat bisa datang, untuk menuntaskan vaksinasi di Kecamatan Buleleng," terangnya, Sabtu 26 Juni 2021.

Di sisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng pada Sabtu 26 Juni 2021, terdapat penambahan 25 kasus baru terkonfirmasi dengan rincian satu orang asal Kecamatan Tejakula, 16 orang asal Kecamatan Gerokgak, satu orang asal Sawan, empat orang asal Kecamatan Buleleng, dua orang asal Kecamatan Sukasada, dan satu orang lainnya asal Kecamatan Banjar.

Selain itu, terdapat pula penambahan satu kasus kematian dengan hasil swab test positif Covid, asal Kecamatan Buleleng.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Kodam Prajaksana TNI Denpasar, Warga Menaiki Kendaraan Tempur TNI

Almarhum merupakan seorang pria berusia 72 tahun.

Almarhum sebelumnya dilarikan ke RSUD Buleleng pada Jumat 25 Juni 2021, dengan keluhan demam, sesak nafas, batuk, dan memiliki penyakit penyerta berupa jantung koroner, pasien kemudian meninggal dunia, beberapa jam kemudian.

Jumlah pasien Covid-19 juga dinyatakan bertambah, sebanyak tujuh orang.

Dengan demikian, sisa pasien Covid-19 yang saat ini masih dirawat berjumlah 75 orang. (*).

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved