Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

Sempat Viral Ditanami Pohon Pisang, Akses Jalan Lokapaksa-Ularan Akhirnya Diperbaiki

Sempat Viral Ditanami Pohon Pisang, Akses Jalan Lokapaksa-Ularan Akhirnya Diperbaiki

Tayang:
Tribun Bali/ Muhammad Fredey Mercury
TINJAU JALAN - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat meninjau perbaikan jalan di ruas jalan Lokapaksa - Ularan. Kamis (6/11/2025). Ruas jalan ini sempat viral di 2017 lantaran tak kunjung diperbaiki. 

 


TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Akses masyarakat Desa Lokapaksa menuju Desa Ularan, Kecamatan Seririt kini semakin cepat. Sebab ruas jalan penghubung dua desa ini akhirnya ditingkatkan dengan hotmix. 

Untuk diketahui, masyarakat sekitar sudah puluhan tahun masyarakat berharap agar jalan kabupaten ini ditingkatkan menjadi jalan hotmix.

Namun usulan masyarakat tak kunjung direalisasikan oleh pemerintah. 

Salah satu masyarakat bernama Putu Rastika, bahkan nekat menanam pohon pisang di beberapa titik ruas jalan ini. Aksi tersebut dia lakukan lantaran kesal, janji perbaikan tak kunjung dilaksanakan. "Aksi itu saya lakukan sekitar tahun 2017," ungkapnya, ditemui Kamis (6/11/2025).


Rastika mengatakan ruas jalan ini tidak bisa dibilang rusak. Lebih tepat apabila pemerintah melakukan pekerjaan dari nol, sebab ruas jalan ini sama sekali belum pernah tersentuh perkerasan. Walau demikian, lebar jalan mencapai 6,5 meter. Mengingat status jalan ini merupakan jalan kabupaten.

Baca juga: Anak Dihabisi Made Juni Cs dengan Keji, Kini Sang Ayah Diperiksa dengan Tuduhan Kumpul Kebo

Dikatakan pula, ruas jalan ini merupakan jalur alternatif dan kerap dimanfaatkan masyarakat. Khususnya saat musim petik cengkih. "Maka dari itu menjadi impian warga, khusunya Banjar Dinas Sorga, agar ruas jalan ini ditingkatkan," sebutnya. 

Akhirnya pada Juli 2025, harapan masyarakat sekitar terwujud. Ruas jalan ini mendapat perhatian dari Pemkab Buleleng. Selain perkerasan, ruas jalan juga diaspal hotmix. 

"Sebelum peningkatan jalan, kebanyakan warga memilih untuk melintas jalur memutar. Jaraknya mencapai 20 menit. Sedangkan dengan diaspal jalan alternatif ini, jarak tempuhnya hanya 5 menit. Sekarang sudah bagus, dan kami selaku warga mengucapkan banyak terimakasih pada Pemkab Buleleng," ucapnya.

Baca juga: 2 NYAWA Melayang Seketika di Bali, Jenazah Dikerumuni Warga, Benturan Keras Tak Terhindarkan

Sementara Perbekel Lokapaksa, Putu Dodik Tryana mengatakan, pasca terpilih menjadi Perbekel, ia segera melakukan koordinasi dengan Perbekel Ularan untuk bersama-sama mengajukan proposal ke Pemkab Buleleng. "Memang rusaknya sangat parah. Apalagi saat musim penghujan, banyak kubangan jalan yang cukup dalam," sebutnya. 


Diakui pasca perbaikan, ruas jalan ini tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Lokapaksa. Namun masyarakat dari empat desa tetangga turut memanfaatkan jalur ini. Diantaranya Desa Unggahan, Ularan, Sepang, termasuk Pangkungparuk. 


"Setelah jalan, selanjutnya adalah pekerjaan pembuatan drainase. Mengenai hal ini, titik pembuangan air sudah dipetakan. Nantinya akan diarahkan ke tanah warga yang tidak ditempati," tandasnya. 


Di sisi lain, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna dan sejumlah pejabat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan, yang kini progresnya sudah menyentuh 99 persen. 


Sutjidra tak memungkiri jika ruas jalan ini memang mengalami kerusakan parah dengan kondisi medan ekstrem. Tak sedikit warga yang mengalami kecelakaan akibat kondisi ini. Selain juga berdampak pada pengangkutan hasil panen tidak maksimal. 


"Oleh sebab itu setelah dilantik, kami prioritaskan agar ruas jalan ini mendapat perbaikan. Dari panjang jalan 6 kilometer, saat ini baru 1,2 kilometer yang diperbaiki dengan anggaran Rp2 miliar. Sedangkan perbaikan sisanya, akan dilanjutkan pada APBD 2026," tegasnya. 

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved