Corona di Bali
Pangdam IX/Udayana Sarankan Dukungan Rapid Tes Antigen Bagi Pelaku Perjalanan Darat Kategori Ini
Saya menyarankan agar didukung tes Rapid Antigen bagi orang-orang yang tidak mampu membayar tes tersebut seperti
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengikuti rapat koordinasi melalui video conference dengan Menko Marves RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dari ruang Yudha Puskodalops Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, pada Senin 28 Juni 2021.
Pangdam menjelaskan, bahwa dalam rakor bersama Luhut itu membahas tentang usulan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang direncanakan dalam usulan dua tahapan intervensi pemerintah untuk menekan angka kasus Covid-19.
Sementara itu, Bali dalam surat edaran terbaru menyebutkan per akhir Juni 2021 ini bahwa Pemerintah Provinsi Bali menerapkan kebijakan terbaru bahwa pelaku perjalanan udara memasuki wilayah Bali harus mengantongi surat negatif Covid-19 berbasis PCR dan perjalanan darat berbasis PCR/Rapid Antigen.
Baca juga: Vaksinasi Rekreasi Ala Kodam IX/Udayana, Untuk Bali Nusra Pangdam Minta Vaksin Lebih ke Presiden
"Saya menyarankan agar didukung tes Rapid Antigen bagi orang-orang yang tidak mampu membayar tes tersebut seperti para pengemudi angkutan logistik dan sejenisnya," kata Pangdam dapam Vidcon tersebut.
Menurut Maruli, bahwa masyarakat Bali memiliki tingkat kepatuhan penggunaan masker yang paling tinggi yaitu sekitar 92 persen apabila dibandingkan dengan daerah lain, dengan semakin selektifnya orang masuk Bali berbasis PCR sehingga bisa dibarengi dengan kepatuhan masyarakat, dengan demikian angka kasus Covid-19 di Bali dapat ditekan.
Baca juga: Pangdam IX/Udayana Ikuti Rapat Koordinasi yang Dihadiri Panglima TNI, Ini yang Dibahas
Sementara itu, dalam Vidcon tersebut, Menko Marves RI berharap, masyarakat bisa menghentikan pergerakan-pergerakan yang tidak perlu dan mengurangi mobilitas di jalan.
"Agar kegiatan kali ini tidak ada kompromi dan harus ketat sehingga angka kasus Covid-19 tidak naik, yang nantinya berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujar Luhut. (*)
Berita lainnya di Pangdam IX Udayana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pangdam-ixudayana-mengikuti-rkor-vidcon-dengan-menko-marves-ri.jpg)