Breaking News:

Jokowi Ungkap Alasan Bali Akan Diterapkan PPKM Darurat, Salah Siapa?

Informasi adanya penerapan PPKM Darurat di Jawa dan Bali masih menjadi pembahasan hangat di Bali.

Tribun Bali/Putu Supartika
Petugas melakukan razia protokol kesehatan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di hari pertama di Pos Induk Umanyar, Ubung, Denpasar, Bali, Jumat (11/1/2021) . PPKM ini bertujuan untuk percepatan penanganan virus-19 

TRIBUN-BALI. COM, JAKARTA - Informasi adanya penerapan PPKM Darurat di Jawa dan Bali masih menjadi pembahasan hangat di Bali.

Apalagi, sebelumnya direncanakan pariwisata Bali akan dibuka pada Juli 2021.

Pemberlakuan PPKM Darurat tersebut dibenarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Jokowi, PPKM Darurat hanya akan diberlakukan di Jawa Bali.

Alasannnya, di Jawa-Bali, terdapat 44 Kabupaten atau Kota serta 6 provinsi yang nilai assessment nya 4.

Baca juga: Terkait PPKM Darurat, Luhut Minta Pangdam IX/Udayana & Kapolda Bali Perketat Prokes

"Kita adakan penilaian secara detil, yang ini harus ada treatmen khusus sesuai dengan yang ada di indikator laju penularan oleh WHO," ungkap Jokowi dalam acara pembukaan Munas Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, (30/6/2021).

Penerapan PPKM darurat, kata Jokowi, dilakukan karena kondisi laju penularan Covid-19 terus meningkat.

Misalnya di Jakarta Barat, yang penyebaran Covid-19 di RT serta RW sudah merata.

"Sehingga memang  harus ada sebuah keputusan yang tegas untuk menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.

Baca juga: Jokowi Singgung Rencana PPKM Darurat Akan Menyasar Pulau Jawa dan Bali

Jokowi tak menyampaikan kapan diberlakukan kebijakan untuk meredam pandemi Covid-19 itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved