Breaking News:

Berita Klungkung

Kejari Klungkung Bidik Dugaan Penyelewengan Anggaran PKB Tahun 2019

Kejaksaan Negeri Klungkung saat ini tengah mendalami kasus dugaan penyelewengan anggaran kegiatan PKB (Pesta Kesenian Bali) Tahun 2019.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: M. Firdian Sani
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kepala Seksi (Kasi) Intel Erfandi Kurnia Rachman didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Bintarno saat ditemui di Kantor Kejari Klungkung, Rabu (30 Juni) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kejaksaan Negeri Klungkung saat ini tengah mendalami kasus dugaan penyelewengan anggaran kegiatan PKB (Pesta Kesenian Bali) Tahun 2019.

Pihak Kejaksaan bahkan sudah menerbitkan surat perintah penyelidikan dan saat ini dalam tahap audit investigasi dari BPKP.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Erfandi Kurnia Rachman didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Bintarno menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sernagkaian penyelidikan mulai dari mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

Kejaksaan pun sudah mengajukan permintaan untuk dilakukan audit investigasi ke BPKP.

Baca juga: Denpasar Raih Juara I Lomba Busana Adat Kerja dan Busana Casual pada PKB XLIII

"Kami sudah ajukan permohonan ke BPKP untuk audit investigasi. Nanti hasilnya akan kami telaah apakah ada unsur perbuatan melanggar hukum, atau kerugian negara dalam kasus ini. Nanti jika ada, barulah tahapannya naik ke penyidikan," ungkap Erfandi Kurnia Rachman, Rabu (30 Juni).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pemkab Klungkung ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan PKB tahun 2019, seperti kegiatan pawai atau festival, kegiatan gong kebyar dan tari janger.

Atensi kejaksaan pun tertuju pada dugaan adanya double penganggaran, dari kegiatan pawai atau festival.

Informasinya ada pihak di kecamatan yang mengumpulkan dana dari sembilan desa di Nusa Penida untuk kegiatan pawai ini. 

Angkat Cerita ‘Menget’, Sekeha Topeng Prembon Natar Ayun Siap Unjuk Kebolehan di Ajang PKB XLIII

Setiap desa diminta Rp 10 juta, sehingga total uang terkumpul Rp90 juta. 

Padahal Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga sebagai leading sektor  pun sudah mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pawai atau festival di PKB sebesar Rp 225 juta.

Pihak kecamatan yang mengumpulkan uang saat itu, informasinya juga tidak membentuk panitia guna mendukung pelaksanaan festival PKB. 

Lalu sampai saat ini, dana Rp 90 juta tidak jelas pertanggungjawabannya.

Saat berusaha dimintai konfirmasinya terkait hal ini, pihak kejaksaan enggan berkomentar lebih jauh.

PKB XLIII, The Harmony & Pooja Bhatnagar Tampilkan Kolaborasi India dan Bali berjudul Tari di Pura

"hal teknis belum bisa kami jelaskan, karena itu sudah masuk ke materi. Kami belum bisa jelaskan agar tidak mengganggu penyelidikan. Nanti kalau sudah ada hasil audit investigasi, pasti kami akan sampaikan lagi. Kami tegaskan, kami terus lanjut untuk dalami kasus ini,"  tegas Erfandi. (*)

Ikuti berita terkini Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved