Breaking News:

Berita Denpasar

Ditinggal WFH dari Solo, Dosen Unud Jadi Korban Pencurian Sepeda Motor di Kosnya Wilayah Denpasar

Saat ditinggal work from home (WFH) dari kampung halaman di Solo, kabar buruk justru diterimanya, sepeda motornya Honda Vario tahun 2018 warna hitam

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Korban pencurian sepeda motor, Jalu, dosen Unud asal Solo, memposting kabar kehilangan sepeda motor melalui sosial media. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Bali menjadi korban dugaan pencurian sepeda motor di TKP Kos Kubu 09, Gang Ratna Indah No.1, Jalan Gelogor Carik, Denpasar, Bali, pada Kamis 24 Juni 2021.

Saat ditinggal work from home (WFH) dari kampung halaman di Solo, kabar buruk justru diterimanya, sepeda motornya Honda Vario tahun 2018 warna hitam dengan nomor polisi AD 4778 ANB yang terparkir di kos raib tak berbekas.

Pria yang belum lama menginjakkan kaki di Denpasar, Bali setelah berhasil lolos tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dosen Unud ini hanya bisa pasrah dan menunggu kabar dari pihak kepolisian.

"Teman saya memakai sepeda motor itu sepulang kerja sekitar jam 10 malam Kamis 24 Juni 2021, tiba di kos lalu diparkir dalam keadaan terkunci stangnya.

Baca juga: Petugas Damkar Denpasar dan DLHK Evakuasi Orang Terjebak di Atas Pohon Kelapa yang Diduga Kram Kaki

Kondisi di TKP tidak ada CCTV untuk mengecek pelaku, namun kos cukup tertutup dan berpagar," tutur korban, Jalu Norva Illa Putra (28) saat dijumpai Tribun Bali, di Denpasar, Minggu 4 Juli 2021.

"Setelah itu setengah jam kemudian, teman saya mau memakai lagi sepeda motor tersebut untuk keluar membeli makanan sudah tidak ada di TKP.

Motor memang sengaja saya titipkan ke teman karena saya pikir akan lebih aman saat saya tinggal ke Solo, tetapi malah hilang saat di parkiran kos," sambung pria alumni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.

Atas kejadian tersebut, Jalu mengalami kerugian materil sebesar Rp 15.000.000,- dan melaporkan perkara dugaan pencurian sepeda motor ini ke kantor Kepolisian Sektor Denpasar Selatan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Sampai saat ini belum ada kabar lebih lanjut dari kepolisian," ujarnya.

Pihak SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polsek Densel sudah menerima pengaduan masyarakat tersebut pada Sabtu 26 Juni 2021 pukul 13.00 Wita melalui petugas SPKT Polsek Densel, Aiptu I Made Sumardika. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved