Breaking News:

Berita Bangli

Penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali, Kawasan Wisata Kintamani Ditutup

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menjelaskan, kegiatan penyekatan ditujukan bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Kintamani

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Wema Satya Dinata
ist - Kasat latlantas Polres Bangli
Tim Yustisi saat melakukan penerapan sidak prokes dan bagi-bagi masker di wilayah Kintamani. Minggu (4/7/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Tim yustisi gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan kembali melakukan pendisiplinan di wilayah Kintamani, Minggu 4 Juli 2021.

Ada dua hal yang ditekankan dalam kegiatan ini. Diantaranya penyekatan, dan pendisiplinan di tempat makan.

Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menjelaskan, kegiatan penyekatan ditujukan bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Kintamani.

Karena secara aturan, SE Gubernur No. 9 tahun 2021 serta Inmendagri No. 15 mengisyaratkan seluruh tempat wisata ditutup.

Baca juga: Disdukcapil Bangli Kewalahan Cetak KIA, Waiting List Sampai 2000an

“Jadi secara resmi, kawasan wisata Kintamani itu ditutup selama masa PPKM Darurat.

Jadi bagi yang ingin berwisata, kita imbau untuk kembali. Namun bagi masyarakat yang hendak melintas, tetap kita persilakan. Untuk hari ini yang datang cenderung lebih sepi daripada hari-hari sebelumnya,” ujar Kapolres.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendisiplinan di restoran ataupun coffee shop.

Yang mana sesuai ketentuan, restoran maupun coffee shop diperbolehkan buka, namun hanya diperbolehkan take away saja.

“Selain penertiban, kita juga sosialisasi tentang protokol kesehatan. Ada beberapa masyarakat yang dari luar tidak memakai masker kita beri tindakan berupa sanksi administrasi,” jelasnya.

Kapolres menekankan PPKM Darurat ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya kerumunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved