Berita Karangasem
Dugaan Korupsi Pengadaan Masker di Karangasem, Kejari Telah Kumpulkan 90 Persen Barang Bukti
Pemeriksaan dugaan kasus penyimpangan pengadaan masker di Karangasem hampir tuntas.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Mulai dari penganggaran, pengadaan, hingga pendistribusian masker pada masyarakt melalui Perbekel serta Lurah.
Pemeriksaan saksi dilakukan secara maraton, dari bulan lalu sampai sekarang.
Untuk diketahui, dugaan korupsi kasus pengadaan masker scuba di Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan sebelum Idul Fitri.
Status dinaikkan sesuai surat perintah penyidikan yang ditandatangani langsung Kepala Kejari Karangasem beberapa lalu.
Baca juga: UPDATE: Mantan Kepala BPKAD Karangasem Diperiksa Penyidik Kejari Terkait Kasus Pengadaan Masker
Pengadaan masker scuba oleh Pemerintah Karangasem didalami Kejari Karangasem sejak beberapa bulan lalu.
Diduga pengadaan masker scuba di tahun 2020 tersebut terdapat penyimpangan anggaran.
Mengingat dana yang dikucurkan pemerintah banyak, mencapai sekitar 2.9 milliar lebih.
Informasi di lapangan, anggaran untuk pengadaan masker mencapai 2.9 milliar lebih.
Anggaran digunakan untuk pengadaan sekitar 512.797 pieces.
Tujuannya untuk warga Karangasem dalam memerangi penyebaran COVID - 19 di Bumi Lahar yang mengalami peningkatan pada tahun 2020.
Masker diberikan untuk warga di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Manggis sekitar 53.607 piecs, Kecamatan Selat 45.766 pcs, Kecamatan Karangasem 93.394 pcs, Kecamatan Rendang 42.036 pcs, Kecamatan Abang 87.540 pcs, Kecamatan Kubu 98.637 pcs, Kecamatan Sidemen 37.725, serta Kecamatan Bebandem 54.056 pieces. (*)
Berita lainnya di Berita Karangasem
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-masker-kaincorona.jpg)