Serba Serbi
Asal Muasal Nama Pantai Purnama di Gianyar Bali
Pantai Purnama dan Pura Er Jeruk di Gianyar, adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Satu per satu warga datang, membawa dupa dan canang sari.
Berpakaian adat Bali, mereka kemudian duduk di tepi pantai, sembahyang lalu nunas tirta.
Dengan cara mengambil air pantai dari pesisir.
Demikianlah kegiatan warga Bali, ketika mencari air suci di pantai.
Baca juga: Pemangku Pura Jagatnatha Denpasar Dilatih Membuat Eco Enzyme Agar Bisa Memanfaatkan Bekas Sesajen
Satu diantaranya di pantai Purnama, Sukawati, Gianyar, Bali.
Pantai Purnama dan Pura Er Jeruk, adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan.
Sebab letak pura ini memang di jalan menuju ke pantai.
Baik secara teritorial maupun ritual keagamaan, pantai Purnama dan Pura Er Jeruk memiliki keterkaitan satu dengan yang lain.
Sebab ketika upacara piodalan di Pura Er Jeruk, maka kegiatan upacara melasti akan dilaksanakan di pantai Purnama.
Sesuai dengan penjelasan di buku Kahyangan Jagat Er Jeruk.
Disebutkan bahwa nama Purnama pada pantai ini, memiliki sejarahnya tersendiri.
Dijelaskan bahwa, seorang kolektor lontar bernama Ida Bagus Putrasna.
Mengisahkan ihwal hadirnya nama Purnama untuk penamaan pantai ini.
Konon dahulu kala, Ida Dalem Sirikan yang merupakan raja dari Puri Timbul Sukawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sebuah-palinggih-dari-batu-karang-di-pantai-purnama.jpg)