Serba Serbi
Asal Muasal Nama Pantai Purnama di Gianyar Bali
Pantai Purnama dan Pura Er Jeruk di Gianyar, adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan.
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Bersama adiknya Ida I Dewa Karena, pergi ke Puri Klungkung untuk memohon pusaka.
Namun permohonan itu ditolak.
Kembalilah dua saudara ini ke Sukawati, dengan berjalan menyisir pantai.
Sampailah di Segara Kidul yang kini bernama pantai Purnama.
Kedua saudara ini menemukan cakepan pangrasa bhuwana.
Lalu dibawa pulang ke Puri Timbul.
Selama seminggu lamanya Ida Dalem Sirikan tidur, dan dalam tidurnya bermimpi tentang isi lontar yang dipungutnya.
Serta ada petunjuk kepadanya untuk pergi ke Segara Kidul.
Baca juga: Makna Pura Umum dan Pura Teritorial dalam Hindu Bali
Setelah sampai di Segara Kidul, muncul dari dalam laut sebuah tombak dan segera disambutnya.
Kejadian tersebut bertepatan dengan Purnama Ketiga.
Sehingga karena penemuan tombak berbarengan dengan Purnama, diberikan lah nama pantai itu dengan Purnama.
Kemudian tombak itu diberi nama 'Tombak Segara Ngelayang'.
Pantai dan gunung di Bali memang memiliki nilai sakral tersendiri.
Tak terlepas pantai Purnama juga memiliki hal tersebut.
Sehingga kerap dijadikan tempat melasti atau melis oleh warga.
Termasuk nunas tirta panglukatan dan lain sebagainya.
Bahkan terkadang orang datang ke pantai meminta penyembuhan dari penyakitnya. (*).
Baca juga: Melukat di Pura Tirta Suranadi Klungkung, Tirta Muncrat Satu Diantara Sumber Air Panglukatan
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sebuah-palinggih-dari-batu-karang-di-pantai-purnama.jpg)