Breaking News:

Corona di Bali

Banyak WNA di Canggu Kurang Disiplin Prokes, Dandim Badung Akui Kerap Dapat Laporan

Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana mengaku kerap mendapat laporan bahwa banyak Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Canggu, Badung, Bali

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ist/Kodim 1611/Badung
Giat Yustisi PPKM Darurat di wilayah Canggu, Badung, Bali menjaring belasan bule tak disiplin prokes, pada Kamis 8 Juli 2021 sore 

 Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana mengaku kerap mendapat laporan bahwa banyak Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Canggu, Badung, Bali, kurang disiplin terhadap protokol kesehatan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Benar saja, dalam Operasi Yustisi Gabungan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kembali digelar di wilayah Batu Bolong, pada Kamis 8 Juli 2021 sore kemarin didapati belasan bule melanggar prokes.

"Ini kan sudah banyak laporan juga ke saya, bahwa WNA di Canggu ini masih banyak yang melanggar. Maka dari itu, atas perintah dari Pangdam dan Danrem kepada saya, diminta untuk mengadakan kegiatan ini, gabungan beserta elemen-elemen lain seperti, Satpol PP, Imigrasi, ya Satgas gotong royong lah, untuk menertibkan para pelanggar disini," kata Dandim Made Alit yang juga selaku Dansub Satgas Kodim 1611/Badung.

Baca juga: WNA Positif Covid-19 Ngaku Tak Punya Uang, Kasatpol PP Badung: Yang Bersangkutan Minta Dideportasi

Dari giat Yustisi di Batu Bolong petugas berhasil menjaring 17 pelanggar prokes, 14 orang di antaranya merupakan Warga Negara Asing.

Mereka yang terjaring razia kemudian diberikan sanksi oleh petugas mengingat saat ini sedang dalam masa PPKM Darurat menyikapi melonjaknya kasus Covid-19.

Sanksi berupa tindakan baik teguran lisan, pembayaran denda, maupun STP Paspor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi. 

Baca juga: Dijemput Paksa Aparat, WNA Rusia yang Positif Covid-19 di Canggu Badung Sempat Keluar Vila Tiga Kali

WNA yang melanggar prokes diduga melanggar UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. 

Oleh sebab itu dalam giat yustisi kali ini turut menggandeng pihak Kemenkumham Bali dan Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai.

Kasat Pol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai mengatakan, bahwa di wilayah Canggu pelanggaran prokes masih didominasi oleh WNA, kendati begitu ia menekankan bahwa target operasi yustisi tidak hanya menyasar WNA saja namun juga WNI.

Baca juga: Bantu Ketersediaan Air Bersih, TNI AD di Bali Segera Pasang Pompa Hidram di Desa Plaga Badung

"Kita sebenarnya targetnya kepada masyarakat, WNI maupun WNA yang beraktifitas diluar tempat tinggalnya tidak mematuhi protokol kesehatan. Yang berikutnya juga kita lakukan patroli disepanjang pantai dan di jalan-jalan, guna mencari masyarakat yang masih melanggar disiplin prokes untuk kami tindak tegas secara langsung," jelasnya. 

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, bersama Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, I Nyoman Gede Surya Mataram menegaskan sanksi berupa pendeportasian bagi WNA yang melanggar prokes selama pemberlakuan PPKM Darurat untuk memberikan efek jera dan contoh bagi WNA lain agar mematuhi regulasi.

"Sesuai dengan janji kami kemarin, bagi WNA yang melanggar akan benar-benar kami diportasi. Asal nanti memang benar ada bukti pelanggarannya, semacam tilangnya sudah ada, nah nanti pihak Imigrasi yang akan melakukan itu," tegasnya. (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved