Breaking News:

8 Hari PPKM Darurat : Kasus Harian Masih Tinggi Sampai 80 PPDN Dikembalikan ke Ketapang 

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Denpasar, jumlah kasus positif Covid-19 harian di Kota Denpasar masih di atas 200 lebih.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
PPKM darurat menyebabkan objek-objek pariwisata di Bali tutup. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kota Denpasar resmi menerapkan PPKM darurat sejak 3 Juli 2021 lalu. 

Tujuan diadakannya PPKM Darurat ini adalah untuk menekan penyebaran kasus positif Covid-19.

Namun demikian, selama 8 hari pelaksanaan PPKM ini kasus positif Covid-19 harian di Denpasar masih tinggi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa Sabtu, 10 Juli 2021.

“Perlu kami katakan, selama 8 hari pelaksanaan PPKM darurat, kasus harian positif Covid-19 di Denpasar masih tinggi,” kata Agus.

Oleh karena hal itu, pihaknya akan terus menggencarkan pengurangan mobilitas masyarakat.

Menurutnya, pihaknya telah mampu melaksanakan pembatasan mobilitas masyarakat saat malam hari.

Namun, saat pagi hingga siang hari mobilitas masih tinggi.

“Untuk pagi hingga sore mobilitas masih tinggi, sehingga kami akan terus melakukan langkah antisipasi dengan menggelar sidak dan juga penyekatan di titik masuk Denpasar,” katanya.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Denpasar, jumlah kasus positif Covid-19 harian di Kota Denpasar masih di atas 200 lebih.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved