Breaking News:

Berita Badung

Membandel karena Masih Terima Makan di Tempat, Satpol PP Badung Tindak Salah Satu Kafe di Petitenget

"Barusan Pak Kasatpol PP melaporkan kepada saya bahwa ada cafe ditutup di daerah Petitenget," ujar Sekda Badung Adi Arnawa, Sabtu 10 Juli 2021 malam

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sekda Badung sosialisasikan perubahan SE Gubernur Bali mengenai kegiatan pada sektor non esensial ditutup sementara dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama PPKM darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Satpol PP Kabupaten Badung sore hari tadi melakukan penindakan terhadap salah satu kafe di daerah Petitenget, Kuta Utara yang diduga melakukan pelanggaran dalam PPKM darurat.

Sekda Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa pun membenarkan adanya penindakan tersebut.

"Barusan Pak Kasatpol PP melaporkan kepada saya bahwa ada cafe ditutup di daerah Petitenget," ujar Sekda Badung Adi Arnawa, Sabtu 10 Juli 2021 malam.

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi yang mendampingi Sekda pada kegiatan pengawasan PPKM darurat menegaskan aparat tidak ada pilih kasih, tidak ada perbedaan, semua sama.

Baca juga: Evaluasi PPKM Darurat Hari ke-8 di Badung, Sekda: Kita Lihat Kesadaran Masyarakat Cukup Bagus

Dan untuk usaha saat ini yang diizinkan beroperasi sementara  dalam PPKM darurat itu hanya sektor esensial, sementara non esensial tutup sementara hingga 20 Juli 2021 mendatang.

"Tadi sore salah satu contoh ada salah satu kafe di daerah  Petitenget Kuta Utara mereka beroperasional melanggar ketentuan dengan menerima makan ditempat dan ada sedikit musik-musik.

Dari informasi masyarakat itu kita langsung lakukan penindakan bersama Satpol PP," jelas AKBP Roby.

Dan informasi terakhir tadi, Satpol PP Badung telah melakukan sanksi administratif berupa denda kepada pemilik atau pengelola kafe tersebut.

Sementara manajer cafe telah dimintai keterangan lebih lanjut kenapa masih menerima makan di tempat ,bahkan menyetel musik.

"Nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan kalau ada unsur kesengajaan, mungkin akan kita naikkan menjadi kasus pidana terkait dengan masalah UU Kekarantinaan," tegas Kapolres Badung AKBP Roby.(*)

Artikel lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved